Antri Rehab Pecandu Narkoba, BNN Sumbar Butuh Lahan Hibah

straightnews305 Dilihat

Padang, — Pengedar dan pemakai narkoba terus bertambah, kejahatan narkoba pun tidak pernah habis, terakhir viral wakil ketua DPRD Solok diamankan Polresta Solok.

Hukuman berat sudah dijatuhkan rehabilitasi pecandu narkotika saat ini pun antri menunggu giliran direhab. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, mengakui keterbatasan lahan dam mrmint lahan hibah untik dibangun pusat rehabilitasi narkotik.

“Pecandu narkoba bisa dilakukan rehabilitasi rawat inap. Tapi, BNNP Sumbar tidak punya sarana itu, sehingga kami butuh lahan hibah dari Pemprov Sunbar atau Pemko Padang,” ujar Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Sukria Gaos, Senin, 9 Januari 2023 sore.

Baca Juga :  Wawako Ekos Albar Dukung Penuh Gerakan Anti Narkoba di Kota Padang

Ia menyebutkan, selama ini Klinik Pratama BNN hanya bisa melayani pecandu narkoba rehabilitasi jalan saja. “Rehab jalan untuk pecandu narkoba kategori tidak parah, sedangkan rehab inap untuk kategori parah, makanya butuh sarana dan prasarana yang memadai,” ujar Sukria Gaos.

Sukria Gaos melanjutkan, selama ini BNNP Sumbar hanya melakukan rehab jalan terhadap para pecandu narkoba, sebab tidak mempunyai lokasi rehabilitasi inap.

Baca Juga :  Wawako Ekos Albar Dukung Penuh Gerakan Anti Narkoba di Kota Padang

“Pecandu yang direhab jalan adalah yang tingkat kecanduan pengaruh narkoba belum parah, sedangkan rehap inap untuk tingkat kecanduan yang parah,” ucap Sukria.

Sukria Gaos menyatakan, dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba butuh dukungan dari Pemerintah Daerah, terutama menghibahkan lahan sebagai lokasi rehabilitasi.

“Lahan ada di Padangpariaman, tetapi lebih bagus ada lahan juga untuk dijadikan tempat rehabilitasi di Kota Padang, sebagai barometer Sumbar,” ulasnya.

Baca Juga :  Wawako Ekos Albar Dukung Penuh Gerakan Anti Narkoba di Kota Padang

Ia menyampaikan, pada 2022 BNNP Sumbar melakukan rehabilitasi di Klinik Pratama sebanyak 213 orang dengan layanan rehabilitasi rawat jalan secara gratis.

“Rehabilitasi bertujuan mewujudkan kepulihan dari ketergantungan narkotika dan mengembalikan keberfungsian sosial pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika,” tutup Kepala BNNP Sumbar, Brigjenpol Sukria Gaos. (ck)

Komentar