Beda Tipe Kepemimpinan, Antara Andre, Mahyeldi ada Fadly Amran Jalan Politik 2024

Politik, straightnews2685 Dilihat

FIXSUMBAR — Setiap tokoh pasti punya style beda dalam kepemimpinan, ada yang soft ada yang wait and see dan ada yong hard tapi pasti.

Dan jelang 2024, diyakini perkulakan politik Sumbar terus menajam, meski tahun politik itu masih dua tahun lagi. Tapi publik berhak bersuara dan mengelus jagonya menjadi pemimpin Sumbar sejak dari sekarang.

“Ada tiga nama yang melekat di relung hati rakyat saat ini, Andre Rosiade, Mahyeldi. dan satu lagi Fadly Amran,” ujar banyak pendapat dihimpun media ini seminggu terakhir.

Andre Rosuade terbaru menyentakkan publik Sumbar, Anggota DPR RI dan ketua DPD Partai Gerindra itu hadir ke Sumbar membuktikan kerja nyata dan sungguh dia pejuang aspirasi daerah.

Ada tiga agenda daerah yang dicanangkan Andre Rosiade sejak sampai di Sumbar, soal potensi gas di Sijunjung, lalu lampu hijau pembangunan Flyover ruas horor Sitinjau Lauik dan terakhir meresmikan kembali pembangunan ruas tol Padang-Sicincin

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Apresiasi Program Pertanian Udara Bersih FIELD Indonesia

Malah, di video soal peresmian jalan tol Andre Rosiade mencubit Pemprov Sumbar.

“Jago lah lai,” itu komentar Amdre. Rosiade pada peresmian pembangunan Tol Padang-Sicincin membaut mata rakyat membelalak.

Di Sitinjau Lauik Andre Rosiade pun menyentil Proposal Gubernur yang ditolak Pemerintah Pusat di Jakarta.

“Flyover Sitinjau Lauik ini awalnya. sudah tutup buku, tapi karena saya tahu pasti ruas ini adalah ruas utama penggerak ekonomi, saya pasang badan melakukan lobi ke Hutama Karya dan Kementerian PUPR, Allhamdulillah flyover Sitinjau Lauik mendapat lampu hijau dan siap ditender awal tahun depan,” ujar Andre Rosiade.

Terus. kalau Mahyeldi gimana, style Buya Gubernur tetap seperti apa adanya, Buya Mahyeldi bukan tipe pemimpin pendobrak dan tidak pemimpin yang berprinsip. tidak satu jalan ke roma. Buya lebih konsen membangun spritual. ummat, Buya Gubermur memilih meresmikan mushala dna rumah tahfis sambil makan kerupuk leak.

Baca Juga :  Ado Ado se Buya ko... Singgah Sahur Gubernur Repotkah Rakyat?

“Tipe pemimpin Pak Mahyedi. memang seperti itu, tapi apa yang dilakukannya selalu mendapat tempat di hati masyarakat,” ujar Endi menyimak kinerja dua tokoh, Andre dan Mahyeldi.

Tapi. cora berbeda. justu ditunjukan Walikota Padang Panjang yang kini menjadi Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar.

Selain terus bekerja positif untuk Kota Padang Panjang dengan berjibun. kota itu diakui berbagai lembaga negara di pemerontah pusat, Di Partai Nasdem pun, Fadly menata dan lebih mendekat kepada segmen pemilih milenial.

Tiga tokoh itu dinilai banyak kalangan bertipe pempmpin yang beda, dan banyak pihak berharap tiga tokoh yamg sama-sama. ketua partai tingkat provinsi berkolaborasi dan bersinergis, Sumbar maju, hebat dan makmur sulit dibendung.

“Fadly itu pemimpin masa. depan Sumbar,, capaian kinerjanya tidak bisa dipandang sebelah mata, jadi Ketua Partai Nasdem Sumbar tentu Fadly pumya kiat untuk mengkatrol kepercayaan publik ke Partai Nasdem pada 2024 nanti,” ujar Novrianto tokoh pers yang juga Ketua FWP Sumbar,.Minggu sore ini.

Baca Juga :  100 Tahun Tamansiswa, Ini Japri Mahyeldi kepada Sepri

Terus menurut Ucok sapaan Novrianto, Andre Rosiade tergantung peta politik nasional, kalau Ketum Gerindra Prabowo Subianto perintahkan Andre jadi Gubernur Sumbar.

“Pasti Amlndre tidak bisa mengelak, kalau Fadly punya banyak kartu truf menuju tahun politik 2024, bisa jadi Cagub, bisa juga Cawagub atau Cawako Padang atau Padang. Panjang kembali,” ujar wartawan spesialis pembeitaan politik itu.

Mahyeldi gimana, Novrianto memastikan maju lagi sebagai calon incumbent di Pilkada Sumbar 2024.

“Sebutkan kepada saya mana fakta sejarah Pilkada Sumbar selama ini, Gubernur satu periode tidak maju lagi sebagai Cagub incumbent. Ada pak Gamawan, karena saat Pilkada Sumbar 2010 Pak Gamawan kan Mendagri,” ujar Novrianto.(dri)

Politik. ini bergerak, dia bisa kencang bisa. pelan, tetap. kata Novrianto bergantung kepada figur politisinya. (***)





Komentar