Info ASN NTB Wajib Beli Tiket MotoGP, Guspardi: Kalau Benar, itu Gaya Otoriter

Olahraga, straightnews2538 Dilihat

FIXSUMBAR — MotoGP Mandalika jadi catatan sejarah bagi Indonesia, tapi ajang MotoGP perdana di negara ini terancam sepi penonton.

Akibatnya, ada info kalau ASN diwajibkan beli tiket menyaksikan ajang MotoGP Mandalika tersebut.

Tahu itu, Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyatakan seharusnya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak membebani aparatur sipil negara (ASN) untuk membeli tiket MotoGP Mandalika.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak pas diterapkan di tengah pandemi covid-19 dan kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Ini kebijakan kalau benar, menurut saya sesuatu yang tidak pas, memberatkan, dan membebani para ASN,”ujar Guspardi Gaus kepada wartawan, Minggu 6 Maret 2022.

Baca Juga :  Jadi Pj Buapti Tersingkat, Guspardi: Ada Apa ini? Mendagri Harus Panggil Gubernur Sulteng

Gelaran MotorGP memang gawe Pemerintah yang harus sama-sama didukung dan sukseskan.

“Tapi tidak dengan cara ‘memaksa’. Kebijakan yang dipaksakan akan membuat kesan bahwa Pemprov NTB tidak mampu menarik minat masyarakat luas untuk menonton ajang balap motor itu. Kemudian panitia penyelenggara akan dicap jelek karena seakan-akan tak mampu mempromosikan ajang MotoGP di Indonesia,”ujar Politisi PAN ini.

Legislator asal Sumatera Barat ini menilai, sudah tidak zaman untuk memaksakan para ASN wajib beli tiket MotoGP.

Baca Juga :  Minggu Depan, Raker Komisi II DPR RI Putuskan Tahapan Pemili

Kebijakan mewajibkan membeli tiket untuk menonton pagelaran MotoGP kepada ASN mata Guspardi Gaus merupakan gaya otoriter.

Cari daya tarik yang tidak memaksa masyarakat atau ASN untuk beli tiket. Lakukan inovasi dan berbagai terobosan.

Terlebih di tengah pandemi Covid-19 dimama ekonomi belum sepenuhnya membaik. Jadi jangan di korbankan ASN dikarenakan masih minimnya penjualan tiket motor GP Mandalika.

“Saya berharap agar Pemprov NTB dapat mencabut aturan atau kebijakan tentang yang mewajibkan ASN membeli tiket MotoGP Mandalika ini,” ujar Guspardi Gaus.

Dikabarkan ASN di NTB diwajibkan membeli 4.000 tiket. Kemudian Bupati dan Wali Kota se-NTB di wajibkan membeli 16.000 tiket.

Baca Juga :  Presiden Dipilih MPR, Guspardi Gaus: Itu Set Back Namanya tu..

“Jadi jangan dipaksa ASN untuk membeli tiket guna menonton motorGP,” pungkas anggota Baleg DPR RI tersebut.

Sebelumnya, info para ASN diwajibkan menonton MotoGP Mandalika pertama kali diutarakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi beberapa hari lalu.

Tercatat, tiket MotoGP Indonesia 2022 saat ini baru laku terjual di angka 20 ribu dari 66 ribu yang disediakan. Pemprov NTB tengah menggenjot penjualan hingga 35 ribu tiket. (faj)

Komentar