Jadi Langganan Banjir, Inilah Kondisi Pencetak Kader Bangsa

straightnews662 Dilihat

FIXSUMBAR — Hujan lama guyur kawasan Lubuk Buaya, dipastikan sekolah pencetak kader bangsa SMA Negeri 7 Padang direndam banjir dan air tergenang, membzat siswa tidak nyaman.

Seperti, Selasa 30 Agustus 2022 pagi tampak beberapa siswa dan guru kesulitan melewati banjir yang masih menggenangi SMA 7 Padang, Lubuk Buaya, Koto Tangah, Kota Padang.

Baca Juga :  Ekos Albar bersama Kombes Pol Ferry Harahap Berjibaku di Lokasi Banjir Banuaran

“Banjir pak, sepatu terpaksa dijinjing atau masuk tas, ” ujar seorang siswa sambil nyeker masuk kelas.

Air tampak masuk ke halaman pekarangan sekolah dan ruangan guru. Pegawai SMA 7 Padang, Novi Dewi, mengaku ketinggian air tampak bertambah tinggi dibandingkan pagi hari tadi.

Novi mengatakan, pihak sekolah tidak bisa melakukan apapun selain menunggu air surut. “Setelah surut barulah besok mungkin kita bersihkan lumpur-lumpurnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Pro Kontra Pembangunan Irigasi, Warga PSG dan Keltan Dukung Irigasi untuk Atasi Banjir dan Gagal Panen

Kejadian banjir ini sudah berulang terjadi setiap hujan deras menimpa kota padang. Hal ini tentu saja menyulitkan warga yang akan mengantarkan anak anak mereka ke sekolah.

Kepala sekolah SMAN 7 Padang Dra.Enny Sasmita,MPd berharap pemerintah Padang melalui Kepala Dinas PUPR bisa membantu memperbaiki drainase dan saluran air di kawasan jalan Bungo Tanjuang ini untuk kenyamanan masyarakat dan sekolah .

Baca Juga :  Hj. Nevi Zuairina Berperan Aktif dalam Aksi Cepat Tanggap Bencana Banjir di Agam

“Semoga pihak pemerintah terkait bisa mengatasi masalah banjir yang selalu terjadi setiap hujan deras, sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu lagi.’ harap Enny Sasmita.(sis)

Komentar