KLARIFIKASI Pemberitaan tentang Devi Erawati, Marto Munthe dan Polda Sumbar

straightnews880 Dilihat

FIXSUMBAR ,– Tentang sebuah berita di media online antanews telah menimbulkan. ketaknyamannan,  diduga fitnah dan diduga peyebaran berita bohong.

Berita tayang 21 Agustus 2022 di media online tersebut berjudul Diduga Peras Martho Munthe, Devi Erawati Catut Penyidik Polda Sumbar.

Devi Selasa 23 Agutus 2022 lamgsung mengelar pers conference mengklarifikaso berita di media online itu, apalagi tidak berimbang dan memgklarifiaksi ke pihaknya bahkan menduga diberita itu Devi Erawati telah melakukan pemerasan Kepada Marto Munthe dengan mencatut Polda Sumbar.

“Saya shock dengan pemberitaan itu, padahal tidalk begitu, yang terjadi adalah, saya Devi Erawati melaporkan Marto terkait penggelapan dana partai. Di mana sebelumnya tentu sudah berusaha mengingatkan dengan berbagai cara,” ujar Devim

Laporolan Devi itu masuk tahap penyidikam bukti sangat kuat untuk Marto dijadikan tersangka. Di mana SPDP juga Sudah masuk di Kejaksaan.

“Saya masih menganggap Marto sebagai teman selalu mencoba menelfon marto Dan istrinya untuk diselesaikan secara kekeluargaan tapi tidak Di angkat. WA dibaca Tapi tidak pernah dibalas. Bahkan juga minta tolong kepada Suhendra (DPDR kab Mentawai) untuk bisa memediasi masalah ini,”ujar Devi.

Devi yang banyak beraktifitas di Jakarta sengaja meluangkan waktu untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya. Karena akan menganggu aktifitas jika harus bolak balik Sidang.

Devi tetap mencoba menghubungi Marto dan istrinya. Masih berharap bisa selesai dengan kekeluargaan. Akirnya Devi mengirim pesan melalui whatsapp kepada istri Marto. Karena pesan yang dikirim ke Marto tidak pernah direspons.

Seperti permintaan istri Marto beberapa waktu lalu untuk mencabut laporan, Devi mengatakan siap mencabutnya, Dan minta dikirim uamg.boleh ke rekening partai atau rekening pribadi. Karena Sampai Saat ini tidak satu rupiah pun Devi menerima uang partai yang digelapkan Marto.

Bukannya menyelesaikan baik baik. Marto malah mencari wartawan dari media membuat berita kalau Devi Erawati melakukan pemerasan dengan mencatut nama Penyidik Polda.

“Ya sudah kalau begitu, ketika masalah ini tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Proses hukum akan berlanjut. Sudah siapkah Marto mendekam dibalik jeruji?,” ujar Devi.

Sementara Devi mengatakan dirinya sudah mencoba sekuat tenaga solusi terbaik. Seandainya Marto harus ditahan itu  bukan karena laporannya.

“Tapi Marto sendiri yang menjerumuskan dirinya sendiri,” ujar Devi.

Terkait dalam.pemberitaan menyebut penyidik minta uang  ditegaskan Penyidik Polda Sumbar tidak dan tidak melakukan seperti diberitakan media tersebut.

“Kasus ini tidak delik aduan, ini delik umum, penyidik sudah punya SOP terkait penanganan dugaan tindak pidana dan penyidik Polda Sumbar sangat profesional menangani suatu perkara dugaan pidana seperti ini,” ujar penyidik yang ditugaskan menamgangi dugaan pidana penggelapan ini.(dri





Komentar