Kondisi Timbo Abu Kini, Bikin Senator DPD RI Terenyuh

Indeptnews, Sosial980 Dilihat

Pasaman Barat, — Sebulan pasca gempa 6,1 skala richter guncang bumi Pasaman, gempa tektonik kedalaman dangkal dikabarkan dari Patahan Talamau, Jumat 25 Februari 2022 pagi luluhlantakan Kajai, Timbo Abu, Sinuruik dan Malampah.

Sebulan lamanya pasca bumi berguncang Senator DPD RI Emma Yohana berkutat lewat aksi kemanusiaan dan aksi peduli terhadap korban bencana.

Tapi, sebulan sudah dan tanggap darurat telah berganti menjadi masa transisi, ke Timbo Abu daerah terdekat dari Patahan Talamau, buat Emma Yohana terenyuh.

Baca Juga :  Gadis Kecil...

“Masyarakat masih hidup di tenda rumah mereka banyak yang tidak bisa ditepati. Apalagi gempa susulan sering terjadi, Timbo Abu merana,” ujar Emma Yohana.

Emna Yohana berharap aksi pembangunan Huntara atau Hutap (Hunian Tetap) segera dilakukan.

Negeri Timbo Abu sebuah daerah yang dulu kala terbentuk karena timbunan abu letusan Gunung Pasaman. Negeri Timbo Abu itu pun terkenal dengan kesuburannya sangat banyak hasil pertanian memenuhi kebutuhan Pasaman Barat dan sekitarnya dari Timbo Abu itu.

Baca Juga :  Aksi Bhakti Untuk Negeri, Pantang Pulang Sebelum Tuntas, "Terima Kasih Bu Bamus..."

“Timbo Abu kondisinya makin memiriskan, daerah yang sulit diakses ini makin sengsara sejak gempa mengguncang Jumat pagi itu. Tim saya terharu melihat anak-anak Timbo Abu sejak bencana tidak bersekolah. PAUD di Timbo Abu rusak berat, Saya dan kawan-kawan selain menggelar trauma healing dan pemeriksaan kesehatan juga mendirikan PAUD Sementara untuk anak-anak di Timbo Abu,”ujar Emma Yohana.

Baca Juga :  Donasi Peduli Pelajar Tanah Bencana JPS Mengundang Simpati Banyak Tokoh Sumbar

Emma juga mendesak pemeritah di Pasaman Barat dan Pasaman untuk segera membereskan administrasi dan anggaran untuk merecoveri kondisi tanah bencana.

“Jangan biarkan warga terlalu lama hidup di tenda. Mana yang kabupaten bisa kerjakan segera. Mana kewenangan Pemprov dan Pusat segera surati,” ujar Emma Yohana. (rls/ey)

Komentar