Mahyeldi Cek Harga Lado ke Masuk Pasar Raya

Ekbis, straightnews1034 Dilihat

FIXSUMBAR — Tanggap soal resahnya warga atas kenaikan harga lado (cabe) dan bahan pangan pun ikut pula naik. Gubernur Sumbar Mahyeldi masuk Pasar Raya Padang, Rabu 29 Juni 2022.

Mahyeldi masuk pasar juga mencek lain  ketersediaan stok bahan jelang Idul Adha jatuh pada 9 Juli mendatang.

Dari peninjauan pasar tadi, Mahyeldi kepada para pedagang, menyebut jumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, cabe keriting, cabe rawit merah, bawang putih, bawang merah, gula pasir dan minyak goreng dalam  kondisi cukup dan aman.

Untuk harga, dari diskusi yang dilakukan gubernur dengan pedagang, diketahui harga sejumlah bahan pokok cenderung stabil.

“Harga cabai merah misalnya, setelah sempat naik sekitar Rp90 ribu perkilogram pada awal Ramadan lalu, saat ini harga cabai turun mencapai Rp75 ribu perkilogram,” ujar Mahyledi.

Baca Juga :  Wisuda Tahfidz ke 2 RQ Al-Mulk Dihadiri Ummi Harneli Mahyeldi

Sedangkan harga daging sapi relatif stabil dikisaran Rp140 ribu perkilogram, Cabai jawa Rp90 ribu, yang harga awalnya Rp100 ribu. Namun juga terdapat beberapa komoditi yang masih meningkat harganya yaitu harga bawang mencapai Rp40 ribu lebih, dan ayam ras mencapai Rp27 ribu perkilogram.

Kemudian gubernur menanyakan seorang pedagang Cabai, Hartono, terkait harga cabai di Pasar Raya Padang.

“Ini bagus sekali Cabainya, Cabai dari mana ini Pak?” tanya gubernur

“Kalau ini Cabai Jawa, lebih mahal sedikit Pak, karena biaya transportasinya mahal kesini, biaya transportasi perkilo 23 ribu Pak,” katanya.

“Kalau cabe yang dijual berapa yang paling mahal?” tanya Gubernur kemudian “Biasanya Rp 90 ribu pak, tapi kini sudah turun jadi Rp75 ribu,” ungkap Hartono.

Baca Juga :  Terungkap, Warga Sumbar Rindukan Irman Gusman Maju Pilgub

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengatakan bahwa stok pangan cukup aman. Ia menyebut Alahan Panjang telah menjadi sentra produksi bawang merah di wilayah Sumatera.

“Sekarang, ketersediaan bawang di Alahan Panjang cukup memadai, bahkan kita sudah bisa mensupply bawang tersebut ke daerah luar Sumatera, karena harganya sudah mulai turun,” ungkap gubernur.

Kemudian gubernur juga menyampaikan harga minyak curah cenderung stabil, harga minyak curah saat ini masih sekitar Rp14 ribu perkilo jika membawa jerigen kalau menggunakan kantong Rp15 ribu per kantong, sedangkan minyak kemasan yang bermerk seharga Rp21 ribu perliter.

“Harga dan stok di Sumbar mencukupi, baik minyak curah dan minyak kemasan, sekarang tinggal warga untuk membelinya,” ujarnya dikutip. dari media center Diskominfotik Sumbar.

Baca Juga :  Mahyeldi jadi Bagian Pembawa Tanah bersama 33 Provinsi lain di Indonesia

Kemudian Gubernur menghimbau organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melatih masyarakat mencari subtitusi pupuk non organik yang harganya saat ini sedang naik mencapai Rp20 ribu perkilo.

“Kita akan latih para masyarakat yang ada di sekitar pasar untuk mengolah sampah menjadi pupuk organik, karena di pasar raya sendiri banyak sampah-sampah organik yang bisa didaur ulang menjadi pupuk,” ujar Mahyeldi saat ke pasar didampingi Asisten Perekonomian Arda Rusmen, Sekda Kota Padang, Andre Algamar, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Effendi, Kabiro Perekonomian, Ria Wijayanti, dan Kepala OPD terkait (mmc/adr).

Komentar