Modusnya Uang Ronda ternyata Modus Memalak Pengunjung Pantai Padang

straightnews1235 Dilihat

Padang – Modus pemalakan bermacam cara dilakukan oknum warfa di obuek wisara Pantai Padang. Srtelag mofus parkir dan lain kini mofus uang ronda.

Seperti dialami seorang perempuan asal Kabupaten Padang Pariaman menjadi korban pemalakan sejumlah remaja di jembatan baru Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat.

“Jadi modusnya meminta uang ronda, jumlahnya Rp10 ribu per kepala,” kata perempuan korban lemalakan 25 tahun kepada media, Minggu 3/4-2022.

Putri nama perempun kena palak itu mengatakan, dirinya yang berdua bersama temannya terpaksa merogoh kocek sebanyak Rp20 ribu lantaran tak ingin memperpanjang masalah.

Baca Juga :  Pol PP Ayo Tata Pantai Padang seperti Bali

“Sebenarnya bukan jumlah uangnya, tapi caranya meminta uang tersebut, sangat amat saya sayangkan di tengah upaya Pemko Padang menggalakkan lagi pariwisata,” ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Padang Barat, Ipda Aldius mengaku bahwa pihaknya sudah mengamankan remaja pemalak tersebut.

“Segera laporkan jika ditemukan (pemalakan) lagi, kami pasti akan tindaklanjuti, untuk saat ini anak tersebut sudah kami tangkap,” katanya.

Baca Juga :  Pol PP Ayo Tata Pantai Padang seperti Bali

Meski demikian, pihaknya belum merilis nama atau inisial remaja pemalak tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Padang, Eri Sendjaya mengatakan bahwa aksi pemalakan bisa terjadi oleh siapa saja, di manapun serta kapan saja.

“Pemalakan bisa terjadi dimana dan kapan saja. Sudah tepat langkah yang diambil dengan melaporkan kejadian tersebut ke polisi untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Baca Juga :  Pol PP Ayo Tata Pantai Padang seperti Bali

Peristiwa pemalakan di Pantai Padang bukan hanya terjadi satu kali. Sudah berulang kali pelaku ditangkap pihak berwenang.

Beberapa waktu lalu, seorang jurnalis bernama Joni Abdul Kasir juga mendapatkan hal serupa.

Joni bahkan dimintai uang secara paksa di saat dirinya berada di Pantai Padang pada sore hari.

Korban sempat melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan selang beberapa hari, pelaku akhirnya ditangkap oleh pihak Polsek Padang Barat. (***)

Komentar