Nofrizon Interupsi Soal Alsintan, Yustiadi: Pak Nof Jangan Tebar Statmen Angin lah…

straightnews1129 Dilihat

FIXSUMBAR — Paripurna DPRD Sumbar Senin 31 Oktober 2022 berlangsung, Anggota DPRD dari Partai Demokrat Sumbar acungkan tangan. “Interupsi pimpinan,” ujar Nofrizon di Paripurna DPRD Sumbar dua hari lalu.

Interupsi Nofrizon pun timbulkan pro dam kontra, soalnya Nofrizon pada paripurna dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi menyoal tentang pengadaan Alsintan di organisasi perangkat daeeah (OPD) diintervensi orang dekat gubernur (ring piston,-red).

“OPD mengadakan Alsintan, mengaku disuruh oleh pimpinan partainya gubernur yang orangnya juga Anggota DPRD,” ujar Nofrizon mengungkap intervensi tersebut.

Pro kontra pasca itu berlanjut hingga Rabu 2 November 2022, Kabid Tanaman Pangan Hortikultural Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumatera Barat Yustiadi menyela soal statmen di interupsi Nofrizon kemarin itu.

“Pak Nof jangan tebar statmen angin lah, apalagi dugaan yang tidak benarlah,” ujar Yustiadi saat dikonformasi media Rabu 2/11-2022.

Menurut Yustiadi, selaku aparatur sipil negara (ASN) bertugas dalam pengadaan barang dan jasa tentu paham mana intervensi mana yang tak sesuai mekanisme.

“Tidak akan mungkin kami mengikuti orang yang mengintervensi, hanya demi jabatan, tugas ASN mulia sudah belasan tahun dijalani, masak karena itu kami harus pertaruhkan, ikuti intervensi itu resikonya penjara pak Nof,” ujar Yustiadi.

Menurutnya mekanisme dalam pengadaan Alsintan sudah sesuai mekanisme, para pengelola pengadaan barang dan jasa itu manusia biasa yang pasti takut penjara.

“Kami bekerja bertanggungjawab kepada Allah SWT, juga tak ingin karena salah anak istri menjadi korban derita jika kami dipenjara,” ujarnya.

Yustiadi menegaskan soal Alsintan dari pokok pikiran DPRD yang memperjuangkan aspirasi rakyat telah dilakukan sesuai aturan.

“Kita melakukan lelang sesuai regulasi, sebelumnya soal Alsintan itu juga dikonformasi ke petani, Alsintan yang bagaimana yang dibutuhkan dan cocok untuk membantu kerja petani menuju kesejahteran petani,” ujar Yustiadi.

Juga warning Gubernur Sumbar Mahyeldi yang setiap saat ingatkan ASN Pemprov Sumbar.

“Bekerjalah sesuai regulasi jangan takut direcoki atau diintervensi oleh siapa pun, karena kerja berdasaskan aturan siapapu tidak akan bisa intervensi,*ujar Yustiadi menyebut perintah gubernur. (ndri)

Komentar