Pariaman Kota Sunset, Angso Duo Eksotik, Upss ada Makam Syeikh dan Sumur Tuo Pula

Indeptnews215 Dilihat

FIXSUMBAR.COM — Pariaman Kota Front City, Kota Tabuik, kini Kota Sunset, itu julukan yang menjadi buah bibir dari kota kecil di pinggir laut tersebut.

Kota Sunset, wajar, karena menurut Kadis Pariwisata Pariaman Dwi Marhen ada 12 spot sunset berjejer sepanjang Pantai Sunur hingga ke Padang Biriak-biriak.

Waonderful sunset Pariaman pun sudah mendunia, apalagi di lihat dari Pulau Ujung atau Pulau Kasik.

“Jadi tak salah banyak wisatawan berburu selfie sunset ke Kota Sunset Pariaman ini, apalagi jarak Padang 1 jam perjalanan dan setengah jam dari Bandara Internasional Minangkabau,”ujar Marhen kepada Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Rabu 16 Februari 2022.

Baca Juga :  Saat Kondisi Sulit, Ajo Jen: Bantuan HM. Nurnas 'Badaso' Bagi Petani

Kota dengan potensi wisata bahari luar biasa itu juga punya empat pulau satu di antaranya Pulau Angso Duo yang terkenal eksotik ke seluruh dunia.

J.PS ke Pariaman dalam rangka one day trips mengeksploarasi wisata bahari Kota Pariaman.

Hmm sesudut view amazing Pulau Angso Duo. (dok)

“Di Angso Duo selain eksotik dengan view pulau, tenyata di sana juga ada makam syeikh Katik Sangko demgan Sumur Tuanya. Banyak didatangi peziarah jelang ramadan,” ujar Senior Jurnalis di JPS Almudazir.

Baca Juga :  PKDP Warning Konten Barbar Soal Laki-laki Piaman Termahal Sejagad

Menurut owner relasipublik.com Novrianto hadir JPS ke Pariaman dalam rangka memastikan bahwa kota wisata bahari ini sangat amazing.

Makam Syeikh Katik Sangko di Pulau Angso Duo. (dok)

“Kita membuktikan amazing dan wonderful pariwisata pariaman bukan isapan jempol belaka. Faktanya memang waooo amazing, tak ke Pariaman tanpa ke Pulau Angso Duo ini,” ujar Novrianto.

Ada Nasi Ka Baka di Apar, apa pula itu, menurut owner www.kliksumbar.com Adrian Toaik, nasi ka baka adalah istilah bagi masyarakat nelayan di Desa Apar.

Nasi Ka Baka Desa Apar hmmmm lezat tenan gaesss.. (dok)

“Ka baka itu maksudnya nasi untuk bekal bagi nelayan yang mau melaut. uihh enaknya minta ampun, Tak mencoba Nasi Ka Baka Desa Apar, kamu jangan ngaku sebagai anak pantai deh, jangan teriak nenek moyang saya orang pelautlah, tunggu apalagi yuk coba,” ujar Toaik.

Baca Juga :  30 Ribu Peserta Jalan Sehat Gebu Minang Dilepas Osman Sapta dan Genius Umar

Kehadiran JPS ke Pariaman menurut Kadis Marhen selain eksplorasi wisata bahari piaman.

“Sekaligus dialog kepariwisataan tentang 77 event wisata Pariaman di 2022,” ujar Marhen di Pendopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Rabu siang. (hdr)

Komentar