Tanda Baik Konversi ke Syariah, Ust Abdul Somad Doakan Segera Bank Nagari jadi Syariah

Ekbis, straightnews1058 Dilihat

FIXSUMBAR — Padat agenda religius Ust Abdul Somad atau akrab disapa UAS Minggu sampai Senin  di Padang Sumatera Barat.

Padatnya agenda ust yang terkenal di seantaro Indonesia ini, tapi UAS masih sempat mendoakan konversi Bank Daerah Sumatera Barat, Bank Nagari dari konvensional menjadi Bank Syariah.

“Semoga ikhtiar dan niat mulia mengkonversikan Bank Nagari jadi Bank Syariah  dimudahkan dan dapat berjalan lancar oleh Allah,” ujar Ust Abdul Somad diaminkan Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi, Minggu 22 Maret 2022 di Auditorium Gubernuran Sumbar.

Doa untuk Bank Nagari jadi syariah itu disampaikan UAS saat sesi terakhir diskusi bertajuk ‘Ramah Tamah dan Silaturahim Bersama Ustad Abdul Somad’.

Sebelumnya pada diskusi dipandu Ustad Jel Fatullah, tersebut, secara panel, UAS bersama Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi dan Dewan Pakar Syariah Bank Riau Kepri Ustad Zulhendri Rais, menyampaikan cukup lugas mengenai peluang-peluang dan strategi yang diperlukan dalam upaya konversi bank syariah.

Baca Juga :  Wisuda Tahfidz ke 2 RQ Al-Mulk Dihadiri Ummi Harneli Mahyeldi

Disebutkan UAS, beberapa upaya sebagai ikhtiar yang bisa dilakukan di antaranya adalah memastikan ASN di Pemprov mengalihkan tabungannya ke syariah.

“Saya sarankan ke Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi dan pihak terkait untuk melakukan studi banding terkait konversi bank syariah ke daerah yang telah duluan melaksanakan konversi, di antaranya ke Aceh, NTB dan negara jiran Malaysia, ” ujar UAS viasa Ust Abdul. Somad disapa jemaagnya.

Tidak ada melakukan studi banding negara tetangga Malaysia yang telah lebih duluan melakukan konversi bank konvensional ke bank syariah.

Baca Juga :  Perdana, Gubernur Mahyeldi Buka POMI Provinsi Sumbar

“Bahkan di Malaysia banyak nasabahnya banyak dari kalangan non muslim,”ujar UAS.

UAS juga mengajak untuk melihat pangsa pasar halal tourism, halal food sangat besar dan bahkan sudah diambil oleh negara-negara yang bukan mayoritas Islam. seperti Thailand yang memiliki halal tourism dan halal food.

Sementara Zulhendri Rais, menyampaikan dalam proses konversi bank syariah harus punya tim serta strategi yang tepat.

“Belajar dari NTB, harus ada perkembangan baru setiap bulan, harus bentuk tim. Dan, jangan terfokus pada satu produk saja seperti murabahah. Banyak produk bank syariah selain murabahah yang lebih memudahkan dan menguntungkan konsumen,” kata Zulhendri.

Buya Mahyeldi mengungkapkan pihaknya telah melakukan langkah-langkah persiapan konversi setahap demi setahap.

Baca Juga :  Perintah Ahmad Syaikhu, Menangi Pileg dan Mahyeldi 2 Periode

Bahkan sejumlah pondasi penguatan sebagai pendukung utama telah berjalan seperti telah adanya keputusan pemegang saham, lalu ditunjuknya bank daerah sebagai bank wakaf, serta adanya komitmen 70 persen lebih karyawan.

“Komisaris dan pemegang saham telah melakukan langkah-langkah percepatan konversi. Mudah-mudahan dengan diskusi dan silaturahim ini akan ada percepatan. Kami mohon dukungan, semoga bisa tercapai apa yang kita cita-citakan bersama,” ucap Gubernur Mahyeldi dikutip dari rilis Diskominfotik Sumbar.

Bahkan saat pelantikan pejabat belum lama ini, perintah khusus Buya Mahyeldi kepada Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar yang baru dilantik untuk terus memantau progres Bank Nagari konversi ke Syariah. (doa/dri)

Komentar