Yuukkk… Kupi Batigo Teluk Buo Serasa di Privat Island

Ekbis, straightnews143 Dilihat

Yulviadi : Segera Buka Wisata Hutan Mangrove 20 Hektar

FIXSUMBAR — Inilah spot destinasi di Teluk Buo Bungkus Teluk Kabung Kota Padang Sumatra Barat yang bikin bro and sister kerasan.

Rugi kalau ggak cicipi healing dan menyeruput kopi Kupi Batigo Taluak Buo. Coffeshop yang terletak di pinggir Teluk Buo, Bungus Teluk Kabung ini serasa di private island aja nih.

Coffeshop di Pantai Teluk Buo ini berlokasi di gerbang PLTU Teluk Sirih yang masih asri dengan suasana kampung nelayan dengan pantai yang indah dan tidak dalam.

“Terus terang ini cocok banget buat healing satu keluarga, kita  disuguhi minuman andalannya yakni  kopi susu aren yang pas sekali dinikmati dengan angin sepoi-sepoi pantai. Saat melihat di IG, spot nya keren-keren sekali membuat kami jadi penasaran dan ingin merayakan ulang tahun bersama keluarga, Pelayanan sangat rekomended sekali membuat kita serasa di privat island,”ujar Lulu pengunjung rayakan hari jadinya.

Baca Juga :  Ada Dendang Bagurau di Rakernas Apesi Persembahan Kupi Batigo

Owner Kupi Batigo Taluak Buo, Yulviadi menyebutkan selain spot-spot instagramabel ada lagi kolam hiu dan saat ini sedang mempersiapkan hutan mangrove 20 ha yang didukung CSR Pertamina.

“Selain tempat ngopi, Kupi Batigo Taluak Buo memiliki paket wisata minat khusus yang cocok untuk liburan keluarga seperti pondok penginapan, paket keluarga camping di dermaga kecil dan memancing, ada kolam hiu, juga dalam waktu bersama CSR Pertamina akan dibangun 20 ha hutan mangrove yang bisa dijadikan destinasi wisata alam baru”uajr Yulviadi Owner sekaligus Direktur Eksekutif Unsur Pelaksana Badan Promosi Pariswisata Daerah (BPPD) Sumbar.

Baca Juga :  Jelang ADWI 2024, Teluk Buo Wajah Baru Wisata Padang
Hhmmm biru lautnya choy…

Sementara itu Kapten, Pengelola Kupi Batigo Taluak Buo menyebutkan pengunjung akan ramai pada weekend dan Ia bersama Novi akan memberikan pelayanan maksimal untuk kepuasan pengunjung mulai dari kenyamanan hingga kuliner seafood dengan citarasa autentik.

“Menu spesial seafood yang kita siapkan adalah, olahan remis (kerang) dari Pantai Teluk Buo. Dan, banyak lagi menu kuliner lainnya, seperti yang kami sajikan malam ini untuk pengunjung yang kebetulan sedang merayakan ulang tahunnya,”ungkap Kapten yang juga Ketua Pokdarwis Taluak Buo sekaligus pengelola Kupi Batigo Taluak Buo.

Fachri dari pihak CSR Pertamina juga mengungkapkan pihaknya sedang berkolaborasi dengan pokdarwis, pengelola pariwisata dan masyarakat di Taluak Buo untuk mengerjakan program hutan mangrove seluas 20 Ha.

Baca Juga :  Stand Up Indo Jadikan Kupi Batigo Panggung Conpetition

“Kami sudah mulai sejak tahun lalu mengerjakan program ini, mengajak seluruh masyarakat dan pelaku pariwisata, pokdarwis dalam pengelolaannya nanti dengan anggaran sekitar 200 juta. Dalam mangrove itu wisatawan bisa berkeliling dengan perahu nelayan, dari situ nelayan juga bisa mendapatkan tambahan pendapatan dari sewa perahu tersebut, Di sana juga ada museum mangrove dan pembibitan mangrove, insyaallah tahun ini kami maksimalkan juga.” tutur Fachri.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui wisata mangrove dengan ikut memberdayakan istri para nelayan membuat produk dari olahan mangrove seperti selai mangrove, rakik mangrove, sirup mangrove dan olahan teri. (dri)

Komentar