Hampir Rp 7 Miliar, Andre Rosiade Siapkan 200 Bus Mudik Lebaran

Sosok, straightnews243 Dilihat

FIXSUMBAR — 14 hari Ramadhan sekitar 44 hari lagi lebaran, tapi Anggota DPR RI asal Sumatra Barat (Sumbar) H Andre Rosiade sudah mencanangkan mobilisasi pulang Basamo Rang rantau minang.

Mudik Basamo ka tanah Minang, bocorannya Andre Rosiade siapkan Rp 7 Miliar untuk 200 bus, mudik gratis itu diprediksi baw 8000 perantau Minang yang berdomisili di Jabodetabek (Depok, Tangerang, Bekasi).

“Dalam waktu dekat kami akan menyiapkan 200 bus untuk perantau Minang di Jabodetabek. Agar mereka bisa pulang gratis, itu bagian komitmen dan sudah diinstruksikan Pak Prabowo kepada kami dan seluruh kader Gerindra. Bahwa Pemilu atau tidak Pemilu kader Gerindra harus terus melayani masyarakat,”ujar Anggota Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade, Sabtu 24/2-2024.

Kader Prabowo Subianto ini mengatakan pada mudik tahun lalu, pihaknya menyiapkan 70 bus mudik gratis untuk masyarakat. Untuk tahun ini, kata Andre, jumlah bus ditambah menjadi 200.

“Nanti mudiknya akan dilakukan sekitar pertengahan bulan Ramadhan,” kata Anggota Komisi VI DPR ini.

Baca Juga :  Prabowo Presiden, Andre Rosiade Gubernur Sumbar 2024

Andre Rosiade mengatakan, susunan panitia dan contact person mudik gratis ini akan diumumkan selanjutnya. Andre mengatakan ini salah satu komitmennya melayani masyarakat Sumbar.

“Kami akan mengumumkan susunan panitia dan contact person dalam waktu dekat, supaya perantau Minang bisa menghubungi panitia yang akan bekerja untuk melayani pemudik gratis 200 bus ini,” kata Andre Rosiade yang kembali terpilih menjadi anggota DPR 2024-2029 ini.

Dukungan Berdatangan

Ulama besar Sumbar Buya Masoed Abidin sangat mendukung langkah Andre Rosiade yang dianggapnya sudah menjadi tokoh Minang yang menasional saat ini. Dia memuji langkah yang diambil anggota DPR asal Sumbar itu sebagai langkah atau suatu usaha yang sangat baik.

“Artinya, ananda Andre Rosiade ikut memikirkan dan berupaya langsung denfan segala kesempatan yang ada meringankan beban masyarakat saat ini. Terutama perantau saat Hari Raya Idul Fitri. Karena saat ini keuangan dan perdagangan perantau Minang di Jakarta dan sekitarnya sedang susah,” katan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar ini.

Baca Juga :  Jangan Sok Klaim Ya, Asal Mula FO Sitinjau Lauik itu Andre Rosiade

Buya Masoed menyebut, apalagi usaha perantau di Tanah Abang Jakarta yang sekarang sedang hancur-hancuran. Terutama pasca pandemi dan serbuan teknologi dalam berjualan.

“Karena sekarang sangat banyak pesanan digital atau online, perantau di Tanah Abang kesulitan. Mereka terdampak. Apalagi setiap tahun sebenarnya mengharapkan penghasilan Lebaran. Sekarang tak bisa lagi. Kami berterima kasih dan mendoakan Andre Rosiade tetap dilancarkan rezeki dan karirnya,” katanya.

Sementara tokoh Adat Minangkabau, Sayuti Datuak Rajo Pangulu mengatakan, langkah yang dilakukan Andre Rosiade merupakan suatu hal yang bagus untuk menyambungkan silaturahmi antara rantau dengan ranah. Dan harus menjadi contoh bagi perantau lainnya yang memiliki kelebihan rezeki saat ini.

“Sementara Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbar sendiri tidak mampu melakukan itu. Padahal sudah dibentuk Badan atau Biro Penghubung yang dianggarkan melalui APBD sewaktu saya menjadi anggota DPRD Sumbar, nyatanya tidak bergerak,” kata mantan Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar tersebut.

Baca Juga :  Ayo Pemudik Silahkan Mampir, 11 Posko Mudik Lebaran Dilaunching Rahmat Saleh

Dia mengapresiasi apa yang dilakukan Andre Rosiade, seorang anggota Dewan pusat yang telah banyak berbuat.

“Beruntung tahun lalu dan sekarang ada Andre Rosiade yang menggerakkan itu, kan bagus. Jadi seperti itu seorang Gubernur seharusnya, makanya saya mendorong dia maju jadi Cagub Sumbar, tahun lalu dia juga sudah melakukan hal serupa,” kata mantan Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Partai Golkar ini.

Terpisah, Tokoh Masyarakat dan Adat asal Kabupaten Sijunjung, Epi Radisman Datuak Paduko Alam menilai gebrakan Pulang Basamo yang digagas Andre Rosiade sangat bagus. Pasalnya tak semua perantau memiliki pencaharian dan pendapatan yang bagus di negeri orang pada tahun 2023 dan 2024 ini.

“Sangat bagus untuk membangun silaturahmi antara Ranah dan Rantau. Saran saya, sebaiknya juga ada tim yang mengkoordinir atau mengakomodir bagi perantau yang pulang ke daerah masing-masing, sehingga tujuan bus itu tidak terfokus ke satu titik saja,” ucap mantan Ketua LKAAM Sijunjung tersebut. (dri)

Komentar