Targetkan Predikat Swasti Saba Wistara 2027, Pemko Padang Matangkan Persiapan Penilaian Kota Sehat

Targetkan Predikat Swasti Saba Wistara 2027, Pemko Padang Matangkan Persiapan Penilaian Kota Sehat
Targetkan Predikat Swasti Saba Wistara 2027, Pemko Padang Matangkan Persiapan Penilaian Kota Sehat

PADANG - Sukses menyabet predikat Swasti Saba Wiwerda (kategori perak) pada tahun 2025 lalu tidak membuat Pemerintah Kota Padang berpuas diri. Menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2027, Kota Padang memasang target tinggi, yakni meraih penghargaan tertinggi nasional berupa Swasti Saba Wistara (kategori emas).

Langkah awal menuju target tersebut dimatangkan dalam Rapat Persiapan Penilaian KKS Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Selasa (2/6/2026). Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bappeda Kota Padang sekaligus Ketua Pembina Forum Kota Sehat (FKS) Swesti Fanloni, Ketua FKS Kota Padang Rukayah Anwar, unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat se-Kota Padang, serta jajaran pengurus FKS. Rapat ini juga menghadirkan akademisi Universitas Andalas (Unand), Prof. Asrinaldi dan Andri Rusta, S.IP., M.PP., sebagai narasumber.

Dalam arahannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa perwujudan Kota Sehat merupakan pilar penting yang sejalan dengan visi besar daerah.

"Kota Sehat adalah bagian dari visi kejayaan Kota Padang. Karena itu, kami menargetkan Padang meraih predikat Kota Sehat terbaik nasional pada 2027," ujar Fadly Amran optimis.

Untuk memuluskan target emas tersebut, Wali Kota menginstruksikan seluruh perangkat daerah, FKS, pemerintah kecamatan, dunia usaha, akademisi, hingga seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan bekerja secara lebih terstruktur serta masif.

"Seluruh indikator penilaian harus menjadi perhatian khusus kita bersama. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan terhadap hasil penilaian sebelumnya, sehingga kita dapat memastikan setiap kekurangan dapat diperbaiki sejak sekarang," tegas Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Padang selaku Ketua Pembina FKS, Swesti Fanloni, memaparkan bahwa pada penilaian tahun 2025, Kota Padang sebenarnya berhasil mengantongi nilai tertinggi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Namun, ia mengingatkan masih ada sejumlah indikator yang wajib didongkrak demi mengamankan predikat Swasti Saba Wistara.

Sebagai informasi, dalam penilaian KKS terdapat 9 tatanan dan 136 indikator komprehensif yang harus dipenuhi. Kesembilan tatanan tersebut meliputi, kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum sehat, satuan pendidikan (sekolah) sehat, pasar sehat, pariwisata sehat.,industri dan perkantoran sehat, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, penanggulangan bencana.

Saat ini, Pemko Padang mulai tancap gas menyiapkan evidence atau data dukung tahun 2026 yang akan menjadi baseline penilaian tahun 2027. Di samping memperkuat kelembagaan hingga level kecamatan dan kelurahan, seluruh OPD diminta bergerak cepat melengkapi dokumen pendukung sesuai kewenangan masing-masing serta menaikkan kualitas dokumentasi laporan.

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini