PADANG PANJANG - Sebuah truk colt diesel mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kecelakaan tersebut terjadi saat truk colt diesel melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang. Berdasarkan informasi awal yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, truk diduga mengalami rem blong hingga kemudian menabrak pembatas jalan.
Dalam kejadian tersebut terdapat dua orang korban. Satu orang dilaporkan selamat, sedangkan satu korban lainnya mengalami kondisi terjepit di dalam kendaraan dan membutuhkan penanganan serta evakuasi oleh tim SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut pada Jumat sekitar pukul 06.00 WIB.
"Informasi yang kami terima, terjadi kecelakaan tunggal truk colt diesel di kawasan Silaiang Bawah. Dalam kejadian tersebut terdapat dua korban, satu selamat dan satu korban masih terjepit," katanya dalam informasi operasi SAR yang disampaikan Basarnas Padang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Padang memberangkatkan tujuh orang personel rescuer menuju lokasi kejadian (LKP) pada pukul 06.15 WIB.Tim SAR diperkirakan menempuh perjalanan sekitar 57 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam 15 menit menuju lokasi kejadian.
Lokasi kecelakaan berada pada koordinat sekitar 0°28'20.29"S-100°22'17.61"T. Jarak garis lurus dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang menuju lokasi diperkirakan 37,04 kilometer.
Hingga informasi awal ini disampaikan, data identitas dan kondisi lengkap korban masih dalam proses pendataan. Tim SAR juga bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban yang masih terjepit.
Operasi SAR tersebut merupakan kecelakaan dengan penanganan khusus yang melibatkan unsur terkait di lapangan. Perkembangan proses evakuasi dan data korban akan disampaikan setelah tim mendapatkan informasi lebih lanjut dari lokasi kejadian. (*)
Editor : Fix Sumbar