"Saya merasa bangga dan sangat terharu karena kami bisa totalitas dalam menggarap film ini. Apalagi, Bapak Fauzi Bahar selaku Ketua LKAAM Sumbar dengan hati terbuka bersedia menjadi bintang tamu dalam film kami," katanya.
Ia berharap Sianak Minang dapat terus berkembang, menghasilkan karya yang lebih baik, serta membuka peluang bagi para pelaku perfilman lokal untuk berkarier lebih luas.
Adapun dalam struktur manajemen Sianak Minang, Hj. Lena MN dipercaya sebagai Pimpinan Direksi. Posisi ketua dijabat Ajiswardi, wakil ketua Ahsanul Mujahid, bendahara Endrianto, dan sekretaris Zulheri.
Sementara itu, Saloli dipercaya sebagai sutradara, Indra Mayulis sebagai penulis sekaligus penggagas cerita, dan Budi Setiawan pada Divisi Pengembangan.
Untuk posisi penasihat, manajemen menunjuk Nyiak Wali Nagari Firdaus sebagai penasihat I dan Salmi Afrita sebagai penasihat II.Melalui pembentukan manajemen tersebut, Sianak Minang diharapkan semakin terarah dalam mengembangkan produksi film yang mengangkat kekayaan sejarah, adat, dan budaya Minangkabau, sekaligus menjadi ruang kreativitas bagi anak nagari. (*)
Editor : Fix Sumbar