Menurut Pudji, setetes darah yang disumbangkan dapat memberikan manfaat besar bagi seseorang yang membutuhkan. Karena itu, donor darah tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
"Melalui setitik darah, kita bisa memberikan manfaat yang luar biasa bagi orang lain. Luar biasa apabila hidup kita dapat bermanfaat bagi sesama," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua PDDI DKI Jakarta, Mohammad Dawam, menyampaikan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk sedekah atau shadaqah yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi.
Ia menjelaskan bahwa sedekah tidak hanya terbatas pada pemberian materi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui tindakan dan kontribusi fisik yang memberikan manfaat bagi orang lain.
Dawam mengibaratkan donor darah sebagai bentuk sedekah istimewa karena memiliki unsur keikhlasan dan kerahasiaan antara pemberi dan penerima.
"Pendonor darah tidak mengetahui siapa yang akan menerima darahnya. Sebaliknya, penerima transfusi darah juga tidak mengetahui siapa yang telah mendonorkan darahnya. Inilah salah satu bentuk sedekah yang istimewa karena dilakukan tanpa mengharapkan balasan," jelas Dawam.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendapatkan keberkahan serta menjadikan aksi donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.Kegiatan donor darah ini turut dihadiri Ketua PDDI DKI Jakarta Irjen Pol. (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, MM, Wakil Ketua Mohammad Dawam, serta sejumlah pengurus PDDI DKI Jakarta, di antaranya Cucu Mulyana dan Elsi Damayanti, Ketua PDDI Jakarta Selatan beserta tim.
Dari pihak sekolah, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Asih Wisata Sari, bersama jajaran tenaga pendidik dan tim sekolah.
Melalui kegiatan ini, PDDI DKI Jakarta berharap gerakan donor darah semakin berkembang di lingkungan pendidikan sehingga budaya berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat ditanamkan sejak dini. (*)
Editor : Fix Sumbar