“Yang penting, anak-anak harus sekolah. Jangan sampai anak-anaknya tidak sekolah. Kita bantu masukin Sekolah Rakyat,” katanya.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat memberikan fasilitas pendidikan sekaligus kebutuhan dasar bagi para peserta didik, mulai dari makan, tempat tinggal, hingga pendidikan yang seluruhnya telah disiapkan.
“Sekolah itu bisa mengubah masa depan. Jadi, anak-anak harus sekolah. Kalau di Sekolah Rakyat, mereka sudah dapat makan, tempat tidur, pendidikan, semuanya sudah diurusin,” tutur Dony.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah berupaya membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Bisa, semua bisa. Nanti kita urus supaya anak-anak sekolah. Tujuan Bapak Presiden kan semua rakyat Indonesia harus mampu mengakses pendidikan, apa pun levelnya,” tambahnya.
Tidak hanya menyediakan tempat tinggal dan akses pendidikan, kawasan Huntara Senen juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung kehidupan warga. Di antaranya masjid, ruang keluarga, serta ruang berkumpul yang dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarwarga.Dony mengungkapkan, fasilitas olahraga juga tengah disiapkan, termasuk rencana pembangunan lapangan mini soccer bagi anak-anak.
Menurutnya, lingkungan yang sehat dan fasilitas bermain sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dengan adanya ruang beraktivitas, anak-anak dapat bersosialisasi, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang lebih baik.
“Ini penting buat anak-anak kita. Mereka bisa bersosialisasi dengan sehat, di lingkungan yang sehat. Harapannya, tentu mereka tumbuh menjadi anak-anak yang sehat dan kuat untuk masa depan bangsa kita,” ungkapnya.
Program penyediaan Huntara Senen merupakan kolaborasi BUMN di bawah koordinasi PT Kereta Api Indonesia (KAI), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Fix Sumbar