FIXSUMBAR - Bawaslu Sumbar akan terus menggerakan partisipatif masyarakat mengawasi Pemilu.Kordiv Pengawasan dan Hubungan Lembaga Bawaslu Sumbar Vifner mengatakan keterlibatan masyarakat dalam Pemilu bukan sekedar terwujud datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.
"Keterlibatan masyarakat harus juga diwujudkan dalam bentuk pengawasan atas kecurangan yang terjadi, serta melaporkan kepada pengawas," ujar Vifner saat sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif di Primier Padang, 26 Februari 2022.Menurut Vifner, Bawaslu sebagai lembaga bertugas mengawasi proses Pemilu dan Pilkada satu- satunya pintu masuk pertama menindaklanjuti dugaan pelanggaran di pesta demokrasi.
Vifner pada sosialisasi dihadapan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) dan PGRI angkat tema peran strategis masyarakat dalam menyukseskan Pemilu 2024 (optimalisasi pengawasan partisipatif)"Pemilih pemula akan dijadikan sasaran sosialisasi Pemilu, selanjutnya ditargetkan kepada guru- guru di sekolah dan tengah masyarakat. Guru aktivis di tengah masyarakat, suaranya didengarkan oleh masyarakat," ujar VifnerDikatakan Vifner, tempat paling mungkin melakukan kecurangan dan hasil terbaik didapatkan di Tempat Pemungutan Suara( TPS). Maka sebab itu, pelaksanaan pengawasan pemilu didorong di TPS harus dioptimalkan."PGRI memiliki sumber daya luar biasa. Rata- rata para guru pasti diikuti dan ditiru masyarakat dan Bawaslu Sumbar akan menggandeng awak media dalam setiap rangkaian pengawasan dalam tahapan pemilu," ujar Vifner.
Sementara itu JPS lakukan MoU dengan Bawaslu dalam rangka kenggerkaan pengawasan Bawaslu untuk diketahui masif oleh masyarakat. (dra)
Editor : Fix Sumbar


