Pada kategori Media Cetak, penghargaan pertama diberikan kepada Despian Nurhidayat dari Media Indonesia melalui karya “Jurnalisme Benteng Pertahanan Arus Misinformasi.”Penghargaan kedua diraih FAZRY dari Koran Rakyat Merdeka melalui karya “Melawan Hoax, Menjaga Demokrasi: Jurnalisme Benteng Kebenaran Publik,” dan penghargaan ketiga diberikan kepada Muhammad Rusmadi dari Koran Rakyat Merdeka lewat karya “Perang Global dari Indonesia, ASEAN hingga PBB: Lawan Misinformasi & Disinformasi, Jurnalisme untuk Kebenaran Publik.”
Sementara itu, pada kategori Media Online, penghargaan pertama diberikan kepada Artika Rachmi Farmita dari TEMPO.co melalui karya “Manipulasi Iklan Obat dengan Kecerdasan Buatan.” Penghargaan kedua diraih oleh Indra Suhendra Umbola dari ZonaUtara.com (diwakilkan oleh Yosef Ferdhiansa) melalui karya “Saat Narasi Keliru Mengancam, Imunisasi Anak Butuh Dukungan Nyata,”sedangkan penghargaan ketiga diberikan kepada Ahmad Apriyono dari Liputan6.com melalui karya “Menelisik Misinformasi Penyebab Banjir di Indonesia.”"Melalui AJFP 2025, Forum Pemred berharap semakin banyak jurnalis dan institusi media yang memperkuat fungsi edukasi, verifikasi, dan kontrol sosial," tutur Retno Pinasti di Jakarta, Senin (17/10). Dia menilai hal tersebut sangatlah penting di tengah lanskap informasi yang kian kompleks dan penuh tantangan. (*)
Editor : Fix Sumbar