Tak kalah penting, warga juga menyoroti kondisiperkebunan sawit yang rata-rata telah berusia sekitar 27 tahun, sehingga produktivitasnya terus menurun.
Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikanbantuan program replanting sawit, termasuk kejelasan mekanisme pendaftaran dan dukungan pembiayaan, mengingat biaya replanting tergolong berat bagi petani.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut,Ali Muda, SHmenyatakan akan menampung seluruh masukan masyarakat untuk selanjutnya diperjuangkan melalui DPRD Sumbar dan dikoordinasikan dengan instansi terkait.
“Semua aspirasi ini akan kami catat dan perjuangkan, terutama yang menyangkut kepentingan dasar masyarakat seperti infrastruktur, pertanian, dan peningkatan kesejahteraan petani,” kata Ali Muda.Reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Nagari Koja dan sekitarnya. (*)
Editor : Fix Sumbar