"Target kita melalui program ini adalah seluruh kebutuhan benih padi bersertifikat di Kota Padang dapat dipenuhi mandiri oleh penangkar lokal. Program ini akan kita kawal secara berkelanjutan hingga tahun 2030. Di mana pada tahun 2029 nanti, kita targetkan seluruh lahan sawah di Kota Padang sudah 100% menggunakan benih padi bersertifikat hasil produksi lokal," jelas Yoice Yuliani.
Yoice menegaskan, Dinas Pertanian berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kapasitas produksi para penangkar, memperluas jangkauan kelompok tani penerima manfaat, serta memperkuat dukungan anggaran demi kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Kegiatan peluncuran ini turut dihadiri oleh Tokoh Pertanian Sumatera Barat Prof. James Hellyward, perwakilan Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), perwakilan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumbar, serta perwakilan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Sumbar.
Dari jajaran internal Pemko Padang, tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang Didi Aryadi, sejumlah Kepala OPD terkait di lingkup Pemko Padang, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, serta para penyuluh dan perwakilan kelompok tani penerima manfaat. (*) Editor : Fix Sumbar