Prof Martin menuturkan, SEIBA International Festival bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata memperkuat jejaring akademik.
Di kegiatan itu turut hadir Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M. Ag. Dirjen menegaskan bahwa SEIBA International Festival memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Ia menilai penguatan teknologi, pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan harus berjalan secara seimbang agar mampu dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
"Kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan tersebut. Karena itu, SEIBA diharapkan terus berkembang sebagai ruang kolaborasi akademik bertaraf internasional," pesannya.
SEIBA International Festival ke-4:diikuti peserta dari sejumlah negara, yaitu Singapura, Malaysia, Kamboja, Jepang, Nigeria, Vietnam, Turki, dan Thailand. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dan 9 Perguruan Tinggi Keagaaman Islam Swasta (PTKIS). Total jumlah peserta yang mengikuti festival mencapai 486 orang. (*) Editor : Fix Sumbar