HUT ke-81 Sumbar, Ketua DPRD Sumbar Paparkan Capaian Pembangunan dan Tantangan Kedepan

HUT ke-81 Sumbar, Ketua DPRD Sumbar Paparkan Capaian Pembangunan dan Tantangan Kedepan
HUT ke-81 Sumbar, Ketua DPRD Sumbar Paparkan Capaian Pembangunan dan Tantangan Kedepan

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk memperkuat pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka, tetapi harus mampu membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Kita terus berupaya membangun perekonomian Sumbar yang kuat, sehingga masyarakat dapat merasakan dampaknya dari pertumbuhan ekonomi tersebut,” ujar Mahyeldi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sumbar pada triwulan II 2026 tumbuh 4,54 persen secara tahunan. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Sumbar pada semester I 2026 mencapai 4,77 persen. Pertumbuhan triwulan II tersebut juga lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 3,70 persen.

Dari sisi kesejahteraan, jumlah penduduk miskin Sumbar pada Maret 2026 tercatat 311,14 ribu orang atau 5,27 persen, turun dibandingkan September 2025. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2026 juga turun menjadi 5,51 persen, sementara jumlah penduduk bekerja mencapai 3,06 juta orang atau meningkat sekitar 85,75 ribu orang dibandingkan Februari 2025.

Perkembangan positif juga terlihat pada pembangunan manusia. IPM Sumbar tahun 2025 mencapai 77,27, meningkat dari 76,43 pada tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan perkembangan pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup masyarakat.

Namun, Mahyeldi menegaskan bahwa pembangunan Sumbar juga harus memperhitungkan karakteristik daerah yang memiliki risiko bencana tinggi. Pengalaman bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Sumbar pada penghujung 2025 menjadi pelajaran penting bahwa pembangunan ekonomi dan ketangguhan bencana harus berjalan beriringan.

“Sumbar harus terus menjadi daerah yang responsif dalam menghadapi bencana. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah pusat, serta seluruh lembaga terkait terus kita perkuat,” katanya.

Rapat paripurna tersebut dihadiri, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendgri), Bima Arya, Duta Besar Palestina dan Duta Besar Belarusia, Gunernur dan Wagub Sumbar, Bupati/Walikota se Sumbar serta para tamu undangan lainnya.(*)

Editor : Fix Sumbar
Banner JMSI 2026Banner - Berita Duka Bpk Azwar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini