“Kalau bisa, satu atau dua hari ke depan, para pedagang dikumpulkan. Sampaikan bahwa ini merupakan kesempatan besar yang harus dimanfaatkan bersama,” ujarnya.
Zigo menjelaskan, pasar saat ini memiliki sekitar 80 kios. Sementara itu, pasar baru direncanakan menyediakan sekitar 112 kios.
Terkait pembagian blok kios, ia meminta seluruh pihak mendahulukan pembangunan fisik. Pembahasan mengenai pembagian kios dapat dilakukan setelah bangunan selesai.
“Bangun dulu pasarnya, baru kita bicarakan pembagian bloknya. Jangan belum dibangun, tetapi sudah ingin membagi-bagi kios,” katanya.
Zigo menyebut waktu pelaksanaan pembangunan diperkirakan sekitar 12 bulan. Meski demikian, proses administrasinya dapat melintasi dua tahun anggaran.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat menyediakan tempat berdagang yang lebih baik bagi masyarakat. Menurutnya, kesempatan ini perlu dimanfaatkan agar pedagang memperoleh fasilitas pasar yang lebih layak.Zigo juga mengingatkan bahwa rencana pembangunan pasar tersebut telah bergulir sejak 2015. Dengan anggaran yang disebut telah tersedia, ia meminta seluruh pihak segera menyelesaikan persoalan pengosongan pasar.
Ia menegaskan, kesiapan lokasi menjadi salah satu faktor penting agar proses kontrak dan pembangunan Pasar Atas Serikat Batusangkar dapat segera berjalan. (*)
Editor : Fix Sumbar