SOLOK - Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam penanganan pascagalodo di Kabupaten Solok. Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mendorong pelebaran sungai dan pengendalian banjir untuk mengurangi risiko bencana berulang.
Zigo menyampaikan hal tersebut saat meninjau Kantor Bupati Solok dalam agenda reses perorangan Anggota DPR RI, Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027, Kamis (22/10/2026).
Sekadkab Solok beserta jajaran, Kepala BPJN, Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Cipta Karya, dan hadir dalam peninjauan tersebut.
Menurut Zigo, pemerintah tidak cukup hanya memperbaiki bangunan yang rusak akibat galodo pada 21 September 2026. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat mendapat perlindungan dari ancaman banjir bandang berikutnya.
“Yang harus menjadi perhatian utama adalah keselamatan masyarakat. Pelebaran sungai harus menjadi prioritas karena menyangkut keamanan warga, bukan hanya perkantoran pemerintah,” tegas Zigo.
Ia mengusulkan pelebaran sungai sekitar 20 hingga 30 meter pada masing-masing sisi. Pemerintah juga perlu memperkuat pengendalian banjir melalui pembangunan check dam, sabo dam, dan jalan inspeksi sungai.Zigo meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) melakukan kajian teknis menyeluruh. Kajian tersebut perlu mencakup kondisi kawasan hulu hingga wilayah permukiman. Ia juga mengingatkan pentingnya mencegah aktivitas penebangan liar yang dapat memperburuk kondisi lingkungan.
“Kalau memang kantor tidak direlokasi, pelebaran sungai harus menjadi prioritas. Namun, jika relokasi dilakukan, lokasi baru harus benar-benar aman dan status lahannya jelas,” ujarnya.
Selain penanganan sungai, pemerintah daerah juga menghadapi pilihan antara merenovasi atau memindahkan perkantoran yang terdampak. Zigo berharap keputusan tersebut dapat ditetapkan paling lambat Desember. Ia juga mengingatkan agar rencana relokasi tidak mengganggu pembangunan Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok, Effia Vivi Fortuna, menjelaskan galodo sempat mengganggu aktivitas perkantoran selama sekitar satu bulan. Aktivitas normal baru kembali berjalan dalam dua pekan terakhir setelah sejumlah kerusakan diperbaiki.
Editor : Fix Sumbar