Purna Tugas, Siti Aisyah Tinggalkan Jejak Prestasi Gemilang di Diskominfotik Sumbar

Teks Foto : Siti Aisyah. IST
Teks Foto : Siti Aisyah. IST

PADANG - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Sumatera Barat (Sumbar) Siti Aisyah, secara resmi mengakhiri masa jabatannya pada Sabtu (23/8/2025). Setelah 2,5 tahun mengabdi, posisinya kini digantikan oleh Rudi Rinaldi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Sumbar.

Selama kepemimpinannya, Siti Aisyah berhasil menorehkan berbagai prestasi gemilang di tingkat nasional dan membawa penghargaan untuk Sumbar. Total ada 5 penghargaan nasional yang berhasil diraih, diantaranya penghargaan Provinsi Informatif, sebuah pengakuan atas keterbukaan informasi publik yang baik.

Peningkatan signifikan pada indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dari 3.18 (kategori baik) menjadi 3.85 (kategori sangat baik). Hal ini menunjukkan keberhasilan dalam mengimplementasi tata kelola pemerintahan yang efisien dan digital.

Kemudian penghargaan sebagai Provinsi Peduli Penyiaran, yang menunjukkan komitmen dalam mendukung sektor penyiaran. Serta peningkatan luar biasa pada indeks statistik, di mana Sumbar melonjak dari peringkat 2 terbawah secara nasional menjadi peringkat 6 terbaik.

Secara internal, Diskominfotik juga mengalami perbaikan sistem yang ditandai dengan peningkatan nilai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dan Reformasi Birokrasi, yang mendapatkan penghargaan kategori sangat baik dari Gubernur.

Diskominfotik juga mendapat apresiasi dari Gubernur atas dukungannya terhadap pelaksanaan penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Sumbar.

Ditemui usai pelantikan di Auditorium Sumbar, Sabtu (22/8/2025), secara khusus, Siti Aisyah juga menyampaikan ucapan terima kasih dan perpisahannya kepada para wartawan dan influencer yang selama ini telah menjadi mitra strategis bagi Diskominfotik. Ia mengakui peran vital mereka dalam menyebarkan informasi dan mendukung program-program pemerintah.

"Terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang luar biasa selama ini. Saya meminta maaf jika selama bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan," katanya.

"Tantangan ke depan masih banyak, terutama terkait dengan transformasi digital. Saya berharap sinergi yang sudah terjalin baik ini dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan yang baru," lanjut wanita yang akrab disapa Bu Icha, ini.

Siti Aisyah menekankan bahwa tantangan di masa depan masih sangat besar, terutama terkait dengan transformasi digital. Ia menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 mengamanatkan dua hal penting, yakni transformasi ekonomi melalui digitalisasi dan peningkatan kontribusi ekonomi digital dari 4 persen menjadi 9 persen.

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS- Insanul KamilBanner Nindy - JPSBanner Rahmat Saleh - Milad Berdaya
Bagikan

Berita Terkait
Terkini