PADANG – Songket Minangkabau kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Dua perajin songket Sumatera Barat, Nanda Wirawan dan Iswandi, diundang untuk tampil dalam pameran tekstil dunia Original 2025 yang digelar di Tijuana, Meksiko, pada 13–16 November 2025.
Kabar membanggakan ini disampaikan Founder Green Tourism Institute, Ridwan Tulus, pada Jumat (7/11/2025) di Padang. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas keikutsertaan dua perajin muda tersebut dalam ajang internasional tersebut.
“Alhamdulillah, sangat senang mendapat informasi dari Nanda dan Iswandi. Pasangan yang tangguh dan konsisten mempertahankan heritage Minangkabau ini berangkat menuju Jakarta dan selanjutnya ke Tijuana, Meksiko,” ujar Ridwan.
Menurut Ridwan, keikutsertaan mereka merupakan undangan resmi dari penyelenggara pameran tekstil internasional yang menampilkan karya-karya orisinal dari berbagai negara.
Nanda dan Iswandi, pemilik Studio Wastra Pinankabu, tidak hanya memamerkan karya songket mereka, tetapi juga dijadwalkan menyampaikan presentasi khusus tentang Songket Minangkabau.
“Pada sesi presentasi, kami juga akan menayangkan short documentary film berjudul Threads of Memory – Reviving Minangkabau Songket,” kata Nanda dalam pesannya kepada Ridwan.Ridwan menjelaskan, kedua perajin tersebut juga merupakan tokoh penting dalam program wisata budaya Green Tourism Institute, seperti Textile Odyssey yang bekerja sama dengan Textile Art Council (TAC) Amerika, serta program Experiential Learning in Minangkabau (ELM) untuk sekolah-sekolah internasional.
Yang semakin membanggakan, karya songket Nanda dan Iswandi sebelumnya telah meraih Award of Excellence dari UNESCO dan bahkan sudah dipajang di Museum Tekstil di Amerika.
“Sukses untuk Nanda dan Is. Kalian membuat kami bangga,” ucap Ridwan Tulus. (*)
Editor : Fix Sumbar