PADANG - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ekasakti (Unes) Padang melakukan kunjungan edukatif ke studio Padang TV Jumat, (19/12/2025) lalu di Jalan Adinegoro, Padang.
Kunjungan bertajuk "Bagaimana Padang TV Mengemas Suatu Berita Hingga Sampai ke Tangan Audiens" ini disambut langsung oleh Manajer Marketing Padang TV Defri Mulyadi.
Dalam sesi diskusi yang hangat, Defri Mulyadi yang akrab disapa Imung menekankan dunia jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan "tiket emas" menuju masa depan.
"Seseorang yang terjun ke dunia jurnalistik akan lebih mudah mencari peluang kerja karena memiliki jaringan yang luas dan keterampilan komunikasi yang kuat," ujar Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar itu.
Ia menekankan, jurnalis menuntut pengabdian total. Wartawan tidak memiliki jam kerja yang kaku. "Jika bencana terjadi pukul 12 malam, maka detik itu juga jurnalis harus turun ke lapangan," tambahnya menekankan pentingnya loyalitas pada informasi.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa juga mendapat ilmu tentang format utama penyajian berita yang diterapkan oleh Padang TV.Katanya, ada empat empat format penyajian di Padang TV. Pertama live report (Siaran Langsung). Format paling dinamis di mana wartawan melaporkan peristiwa secara langsung dari lokasi kejadian (on the spot).
Lalu live by phone. Laporan cepat yang dilakukan melalui sambungan telepon oleh wartawan di lapangan ke studio.
Paket (Package). Ini merupakan "karya lengkap" jurnalis TV yang telah melalui proses penyuntingan (editing) matang, menggabungkan narasi, gambar, dan wawancara.
Terakhir llive on graphic. Format yang mengandalkan visual berupa data, tabel, peta, atau angka di layar, sementara presenter menjelaskan detail isinya.
Editor : Fix Sumbar