PADANG - Pimpinan Ombudsman RI, Manager Nasution, melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 4 Padang, Selasa (9/6/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memantau secara langsung penyelenggaraan layanan pendidikan sekaligus mengidentifikasi capaian, tantangan, dan kebutuhan penguatan tata kelola Program Sekolah Rakyat.
Dalam kunjungan tersebut, Manager Nasution menegaskan pentingnya penguatan regulasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta perlindungan peserta didik sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas nasional pemerintah.
Kepala SRMP 4 Padang menjelaskan bahwa sekolah tersebut merupakan salah satu Sekolah Rakyat rintisan yang beroperasi di lingkungan BBPPKS Padang.
Program Sekolah Rakyat lahir sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan kelompok rentan yang berisiko putus sekolah.
Saat ini pemerintah tengah mempercepat pembangunan 104 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah di Indonesia. Untuk Sumbar, pembangunan Sekolah Rakyat permanen sedang berlangsung di Kabupaten Dharmasraya di atas lahan sekitar 10 hektare dan nantinya akan menjadi pusat layanan pendidikan bagi peserta didik Sekolah Rakyat di provinsi tersebut.Selama masa transisi menuju operasional sekolah permanen, peserta didik yang saat ini belajar di sekolah-sekolah rintisan direncanakan akan dipindahkan secara bertahap ke Sekolah Rakyat permanen di Dharmasraya.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027.
Saat ini SRMP 4 Padang menampung 145 siswa yang terbagi dalam enam rombongan belajar. Proses pendidikan dan pembinaan didukung oleh 14 wali asuh, enam wali asrama, serta tenaga pendidik yang mendampingi peserta didik selama 24 jam di lingkungan sekolah dan asrama.
Berbagai fasilitas pendukung pembelajaran telah tersedia, mulai dari asrama, perpustakaan, laboratorium IPA, laboratorium komputer hingga teater studio yang digunakan untuk menunjang pengembangan keterampilan dan kreativitas siswa.
Editor : Fix Sumbar