Di Balik Lensa Bencana: Ketum IJTI Pusat Ingatkan Jurnalis Sumbar Jaga Integritas Lewat Jurnalisme Positif

Di Balik Lensa Bencana: Ketum IJTI Pusat Ingatkan Jurnalis Sumbar Jaga Integritas Lewat Jurnalisme Positif
Di Balik Lensa Bencana: Ketum IJTI Pusat Ingatkan Jurnalis Sumbar Jaga Integritas Lewat Jurnalisme Positif

Ketua IJTI Sumbar, Defri Mulyadi meyakinkan bahwasanya Jurnalis televisi di Sumbar selalu mengedepankan informasi sesuai dengan fakta di lapangan. Fakta-fakta tersebut seharunya menjadi sumber informasi bagi pemangku kebijakan, terutama dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, karena kondisi cuaca masih tak menentu.

"Jurnalis adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi lapangan dan ini harus dimanfaatkan pemerintah dalam mengkaji kebutuhan dan langkah strategis apa yang bisa mereka lakukan dalam menangani bencana ini," terang pria biasa dipanggil imung ini.

Dia juga tak menepis adanya intimidasi yang dihadapi kawan-kawan jurnalis di lapangan saat melaporkan kondis terkini. Meski demikian tidak menyurutkan nyali jurnalis untuk tetap profesional melaporkan fakta di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut Koordinator IJTI Wilayah Sumatera, yang dipimpin Gusti Yanosa, memberikan penguatan bagi sejumlah anggota IJTI Pengda Sumbar, dengan menyalurkan sejumlah bantuan untuk rekan-rekan yang terdampak bencana.

"Kami dari Korwil Sumatera, bersama Ketum IJTI Pusat, mengunjungi teman-teman seperjuangan untuk meringankan beban para Jurnalis yang terdampak di Sumatera Barat. Kami juga turut merasakan apa yang kawan-kawan rasakan," ungkapnya.

Gusti Yanosa yang akrab disapa Ocha ini menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada Jurnalis yang ikut terdampak, baik itu di Aceh, Sumut dan Sumbar.

Ia jelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari jurnalis televisi di seluruh wilayah Sumatera, dan juga dari berbagai donatur. Gerakan ini menjadi bukti bahwa peran jurnalis tidak hanya sebatas melaporkan berita, tetapi juga hadir memberikan dampak sosial yang nyata di tengah bencana.

"Ini adalah bentuku empati kolektif dari kawan-kawan jurnalis. Meski sehari-hari bertugas melakukan peliputan di lapangan, mereka tetap menyisihkan tenaga dan materi untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ungkap Ocha.

Dengan secercah harapan yang kami bawa ini, semoga bisa meringankan beban kawan-kawan, dan silahturahmi kita di Sumatera tetap hangat dan terjaga dengan baik. (*)

Editor : Fix Sumbar
Banner Komintau - MenteriBanner KI sumbarBanner Nevi - HajiBanner Rahmat Hidayat - Hari BuruhBanner Rahmat Saleh - Pers
Bagikan

Berita Terkait
Terkini