M.Dien Aklamasi Ketua PII Sumbar Periode 2025-2028

M.Dien Aklamasi Ketua PII Sumbar Periode 2025-2028
M.Dien Aklamasi Ketua PII Sumbar Periode 2025-2028

PADANG - Keputusan Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sumatera Barat (Sumbar) secara aklamasi menetapkan Muhammad Dien sebagai Ketua PII Sumbar periode 2025-2028, setelah sebelumnya merupakan pelaksana tugas karena ketua berhalangan tetap. Muswillub PII Wilayah Sumbar dilaksanakan, Sabtu (28/2/2026), di Daima Garden, Kota Padang.

Ketua Panitia Pelaksana Ir. Nursidin, mengatakan bahwa Muswillub dilaksanaka bukan hanya untuk memilih ketua PII Wilayah Sumbar yang definitif, tetapi adalah untuk memastikan kesinambungan program organisasi agar tetap berjalan sesuai amanat organisasi dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan Muswillub ini menjadi penting untuk diselenggarakan agar kesinambungan kepemimpinan wadah profesi insinyur di Sumbar tetap berjalan dengan baik sesuai mekanisme organisasi.

Muswilub dilaksanakan dengan mengusung tema “Membangun Tata Kelola Organisasi yang Adaptif, Profesional, dan Berintegritas” yang mendapat apresiasi dari pengurus pusat PII.

Ketua Komite Pengembangan Organisasi Wilayah dan Cabang PII Pusat, Pius X Rooswan, mengatakan bahwa pelaksanaan Muswillub PII Sumbar ini berjalan tertib, demokratis, guyub dan sangat cepat.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan Muswilub PII Sumbar yang sangat baik ini. Hal ini menjadi pelajaran penting dan membuktikan tata kelola organisasi sampai detik ini tetap berjalan dengan baik dan semestinya. Teruslah jaga marwah PII Sumbar,” kata Pius.

Menurutnya, PII membutuhkan kepengurusan yang solid dan terukur agar mampu menjawab tantangan zaman. Ia optimistis PII Sumbar memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur, untuk berkontribusi lebih luas.

Dewan Pakar Pengurus PII Pusat, Insannul Kamil, menekankan pada tantangan dan dinamika yang akan dihadapi kepengurusan PII Sumbar yang baru, terutama dalam mendorong peran serta dan kontribusi insinyur Sumbar terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumbar.

“Konstribusi insinyur terhadap pertumbuhan ekonomi Sumbar yang pada 2025 berada di kisaran 3,5 persen. Angka ini belum masuk kepada angka yang ideal, karena dari sektor industri dinilai belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini harus menjadi tantangan bagi insinyur Sumbar ke depannya," ujar Insannul Kamil, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang Kerjasama Pengembangan Profesi Sumber Daya Manusia Teknik dan Industri.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang hanya bertumpu pada sektor konsumtif tidak cukup untuk mendorong kemajuan daerah secara signifikan dan berkelanjutan.

Editor : Fix Sumbar
Banner Ultah Danantara
Bagikan

Berita Terkait
Terkini