Karena itu, peran insinyur dinilai sangat strategis dalam merancang solusi di berbagai sektor pembangunan di Sumbar.
“Insinyur sudah harus memiliki pemikiran bagaimana meningkatkan ekonomi daerah ini. Peran insinyur sangat strategis karena pembangunan di berbagai bidang sesuai Asta Cita Pemerintahan Prabowo - Gibran pasti harus melibatkan insinyur,” katanya yang akrab disapa Nanuk oleh kalangan insan pers.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya usai terpilih, Muhammad Dien menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi dan meningkatkan produktivitas serta efektifitas PII Sumbar.
Ia mangatakan bahwa saat dipercaya menjadi Plt, salah satu tugas utamanya adalah memastikan Muswillub yang hari ini dilaksanakan akan terlaksana sesuai aturan organisasi.
“Saat diamanahkan menjabat Plt, saya bertugas untuk melaksanakan Musyawarah Wilayah Luar Biasa dalam rangka menyusun kepengurusan baru PII Sumbar. Komitmen ini telah beberapa bulan lalu kami sepakati bersama,” kata Muhammad Dien.
Ia berharap Muswiliub tidak hanya menjadi agenda seremonial pemilihan ketua definitif, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi gagasan dan ide demi memperkuat peran dan kontribusi PII di Sumbar.
“Kedepan saya berharap agar seluruh pengurus nantinya dapat meningkatkan kinerja organisasi secara maksimal. Salah satu caranya dengan memperbanyak kegiatan diskusi dan panel - panel profesi insinyur.Kepada s eluruh pengurus PII Sumbar yang akan diipih juga diharapkan dapat melahirkan pemikiran dan kontribusi maksimal bagi organisasi dan pembangunan daerah Sumbar.
Dengan kepemimpinan baru ini, PII Sumbar diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi profesi yang adaptif dan profesional, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan di Sumbar.
Turut hadir dalam Muswilub tersebut jajaran pengurus pusat, di antaranya Iman Purwoto, Bastian Sihombing, serta para Ketua PII cabang Kabupaten Kota se-Sumbar.
Editor : Fix Sumbar


