JAWA BARAT - Rencana besar melahirkan generasi pemimpin baru Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia mulai bergulir. Program Presidential Future Leaders Program (PFLP) Pegawai BUMN Batch 1 Tahun 2026 resmi menjadi bagian dari strategi nasional menyiapkan talenta muda yang unggul dan disiplin.
Program pendidikan intensif selama 9 bulan ini digelar melalui kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Kementerian Pertahanan, Badan Pengaturan (BP) BUMN, hingga Danantara.
Tujuannya jelas membentuk karakter kepemimpinan generasi penerus BUMN yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas dan loyalitas terhadap bangsa.
Sosok di belakang layar program ini adalah Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria. Ia turut hadir mendampingi para peserta dalam agenda taklimat Presiden Republik Indonesia yang digelar di Hambalang. Dalam acara bergengsi itu, Dony duduk bersama jajaran pemerintah dan pimpinan lembaga negara lainnya.
Para peserta PFLP mendapatkan pembekalan menyeluruh. Mulai dari kepemimpinan, nasionalisme, kedisiplinan, hingga kesiapan menghadapi tantangan global dan transformasi Indonesia ke depan. Program ini merupakan bagian dari upaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) BUMN yang tangguh.
Melalui program ini, BP BUMN bersama Danantara terus mendorong lahirnya generasi pemimpin masa depan yang adaptif, kompetitif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang agar BUMN Indonesia semakin profesional dan berdaya saing di kancah global.Dikenal sebagai profesional yang memulai karir dari bawah, posisi Dony Oskaria saat ini sangat strategis. Pria kelahiran Tanjung Alam, Sumatera Barat, 26 September 1969 itu kini memegang kendali atas proses pembenahan BUMN sekaligus bertugas mengoptimalkan aset negara melalui Danantara.
PFLP dirancang sebagai wadah pencetak kader pemimpin yang tidak hanya paham bisnis, tetapi juga berwawasan kebangsaan. Dengan kolaborasi multi-stakeholder, program ini diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan BUMN akan figur pemimpin masa depan yang siap membawa perubahan.
Dony Oskaria menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan adalah keniscayaan. Persiapan harus dilakukan dari sekarang agar estafet kepemimpinan BUMN tidak putus di tengah jalan.
"Kita harus menyiapkan kader yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan mencintai bangsa ini," ujarnya Minggu 24 Mai 2026.
Editor : Fix Sumbar


