Dony Oskaria: Ketahanan Pangan Fondasi Utama Indonesia Menuju Negara Maju 2045

Teks Foto : Dony Oskaria di podcast 'bukan kaleng kaleng'. IST
Teks Foto : Dony Oskaria di podcast 'bukan kaleng kaleng'. IST

JAKARTA - Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam transformasi ekonomi nasional menuju Indonesia sebagai negara maju pada 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan Dony dalam sebuah podcast 'bukan kaleng kaleng' yang tayang pada Rabu (10/6/2026). Menurutnya, berbagai program yang saat ini dijalankan pemerintah merupakan bagian dari strategi besar transformasi ekonomi yang dirancang secara menyeluruh.

"Kalau kita ingin menjadi negara maju, maka ketahanan pangan adalah hal yang sangat mendasar," kata Dony.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini menjalankan sejumlah program strategis untuk memperkuat sektor pangan nasional. Langkah tersebut antara lain pencetakan sawah baru, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pengendalian alih fungsi lahan pertanian, hingga perbaikan tata niaga pupuk.

Menurut Dony, kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pangan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga melakukan reformasi distribusi pupuk yang dinilai mampu menekan harga pupuk hingga sekitar 20 persen sehingga dapat meringankan beban petani.

Pemerintah juga memperkuat kebijakan pembelian gabah petani melalui Bulog serta meningkatkan kapasitas penyimpanan cadangan pangan nasional guna mendukung target swasembada pangan.

Dony menilai tidak ada negara yang mampu berkembang secara berkelanjutan tanpa memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

"Ketahanan pangan merupakan syarat dasar bagi sebuah negara untuk tumbuh secara berkelanjutan dan menjaga kesejahteraan masyarakatnya," ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan sektor pangan diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi nasional, tetapi juga memperkuat pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke daerah-daerah sentra pertanian. (*)

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini