JAKARTA - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyebut pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor paling menentukan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Dalam podcast 'Bukan Kaleng Kaleng' yang tayang Rabu (10/6/2026), Dony mengatakan Presiden Prabowo Subianto menempatkan penguatan kualitas manusia sebagai prioritas utama pembangunan nasional.
Menurutnya, negara maju hanya dapat dibangun oleh masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan memiliki akses pendidikan yang merata.
"Semua negara yang maju dan berkelanjutan itu memiliki sumber daya manusia yang kuat dan cerdas," ujar Dony.
Ia menyoroti angka stunting nasional yang masih berada di kisaran 22 persen sebagai tantangan besar yang harus segera ditangani.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sejak usia dini."Tujuan utama MBG adalah memastikan anak-anak Indonesia memperoleh gizi yang cukup, memiliki tingkat kecerdasan yang lebih baik, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," katanya.
Selain program MBG, pemerintah juga memperluas akses pendidikan melalui pembangunan sekitar 200 Sekolah Rakyat, pengembangan Sekolah Unggulan, serta distribusi smart board ke berbagai sekolah di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Dony turut menanggapi persepsi publik mengenai defisit APBN yang melebar pada kuartal pertama 2026.
Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat realisasi belanja negara sejak awal tahun sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat.
Editor : Fix Sumbar