Setelah pendaftaran ditutup, Panpel akan memasukkan proposal pelaksanaan kompetisi kepada PSSI Pusat pada Kamis (13/8/2026) pukul 17.00 WIB. Pengajuan proposal tersebut menjadi salah satu tahapan administrasi untuk memenuhi persyaratan resmi penyelenggaraan Piala Soeratin Sumbar 2026.
Tahapan selanjutnya dijadwalkan pada Sabtu (15/8/2026). Pada pukul 09.30 WIB, Panpel akan menggelar refreshment bagi match commissioner atau pengawas pertandingan di Hotel Kawana Padang.
Kemudian pada pukul 14.30 WIB dilanjutkan dengan manager meeting atau pertemuan teknik. Kegiatan tersebut meliputi workshop serta pengundian grup (drawing) yang juga digelar di Hotel Kawana Padang.
“Pada pukul 14.30 WIB digelar manager meeting atau pertemuan teknik. Agenda tersebut meliputi workshop serta pengundian grup atau drawing group yang juga dilaksanakan di Hotel Kawana Padang,” katanya.
Setelah manager meeting, Panpel menjadwalkan proses penginputan data peserta ke Sistem Informasi Administrasi PSSI (SIAP) pada 15-20 Agustus 2026.
Untuk format kompetisi, Piala Soeratin Sumbar 2026 akan menggunakan sistem penyisihan grup dengan format setengah kompetisi. Setelah itu, kompetisi dilanjutkan ke babak gugur.
Babak penyisihan grup dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus hingga 6 September 2026. Selanjutnya, pertandingan babak delapan besar dijadwalkan pada 9-13 September 2026.Partai final direncanakan berlangsung pada 13 September 2026. Namun, apabila terdapat penyesuaian dalam pelaksanaan kompetisi, pertandingan final paling lambat digelar pada 19 September 2026.
“Pertandingan pembuka Piala Soeratin Sumbar 2026 ditargetkan mulai bergulir pada Sabtu 22 Agustus 2026,” ungkap Renol.
Selain persiapan peserta dan administrasi kompetisi, Panpel juga telah menerima pengajuan dari dua tim yang menyatakan diri sebagai calon tuan rumah, yakni PSTS Tabing dan PSLA Sicincin.
Editor : Fix Sumbar


