Wartawan Rakyat Sumbar, Endang, mengalami langsung gangguan tersebut ketika hendak melakukan peliputan.
“Pas saya merasakan mobil tidak bertenaga, kami bersama-sama rekan media memang berencana meliput soal mobil yang mogok akibat mengisi Pertalite di salah satu bengkel di Kota Padang. Tetapi, mobil saya sendiri malah menjadi korban,” ujarnya.
Kejadian tersebut membuat persoalan kualitas BBM tidak lagi sekadar menjadi informasi yang diterima dari masyarakat. Wartawan yang hendak mengumpulkan fakta di lapangan justru mengalami sendiri kendaraan kehilangan tenaga.
Endang meminta pihak terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab gangguan tersebut. Jika nantinya terbukti terdapat persoalan pada kualitas BBM, ia berharap kerugian masyarakat mendapat perhatian dan pertanggungjawaban.“Pertamina harus segera memberikan penjelasan. Kalau memang terbukti ada persoalan pada kualitas BBM, masyarakat tentu berhak mendapatkan pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami, baik materil maupun moril,” tegasnya.(*)
Editor : Fix Sumbar