FIXSUMBAR --- Warga gempar atas penemuan mayat di Jorong Ranah Jaya Nagari Koto Gadang Kecamatan Koto Besar. Sumatera Barat.Mayat ditemukan telah membusuk, kasus penemuan mayat masih dalam penyelidikan Polres Dharmasraya
Kapolres Dharmasraya, AKBP Bagus Ikhwan melalui Kapolsek Sungai Rumbai, AKP Suyanto membenarkan telah terjadi peristiwa di salah satu rumah warga yang berada di daerah Jorong Ranah Jaya Nagari Koto Gadang Kecamatan Koto Besar.Mendapat informasi dari masyarakat adanya penemuan mayat tersebut,Kami dari anggota Polsek Sungai Rumbai dan Anggota Tim Inafis Polres Dharmasraya menuju ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) setelah kami sampai di lokasi di salah satu rumah warga tersebut, geger penemuan mayat, buat warga telah berkumpul menyaksikan peristiwa tersebut.
Pemilik rumah dan korban bernama Sri Ulina umur 53 tahun, korban yang di temukan di ruangan tamu korban sudah meninggal dunia di atas kasur santai yang berada di ruang tamu rumah itu.Kronologisnya kejadian penemuan mayat yaitu, Kamis 25 april 2024 sekira pukul 09.00 Wib orang tua korban. Samsuri datang ke rumah korban untuk melihat anaknya Sri Ulina yang tinggal sendirian di rumah, karena sudah lama tidak ketemu,
Namun saksi tidak melihat korban sedangkan pintu rumahnya dalam keadaan tertutup kemudian saksi pulang lagi kerumahnya di Jorong Ranah Mulia,Kemudian pada Minggu tanggal 28 april 2024 sekira pukul 13.00 wib orang tua korban itu datang lagi ke rumah korban yang anaknya sendiri itu.Namun pintu rumahnya juga dalam keadaan tertutup, karena curiga dan mencium bau busuk selanjutnya orang tua korban ini langsung masuk ke dalam rumah dan melihat korban sudah meninggal dunia dengan kondisi sudah membusuk di atas kasur santai yang berada di ruang tamu rumahnya,Kemudian Oran tua korban memberitahukan dan melaporkan ke warga dan anggota Polsek sungai rumbai.
"Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut dan meminta tidak lakukan Autopsi mayat / Visum dalam selanjutnya korban / jenazah langsung di bawa ke Muaro Bungo untuk di makamkan oleh pihak keluarganya." ujar AKP Suyanto (masek)
Editor : Fix Sumbar