TANAH DATAR - Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara di Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, terus dikebut. Dari 79 unit rumah tipe 36 yang direncanakan, sebanyak 63 unit di antaranya kini telah rampung dikerjakan.
Direktur Utama PT Narendra Hutama Karya selaku vendor pelaksana, Sigit, mengatakan progres pembangunan Huntap tersebut telah mendekati 80 persen. Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan tuntas pada November 2026, namun percepatan terus dilakukan agar hunian dapat diselesaikan lebih awal.
“Kami maksimalkan waktunya sampai November. Tapi kalau bisa, saya minta pertengahan Oktober semuanya sudah selesai,” ujar Sigit saat ditemui di lokasi proyek, Kamis (24/9).
Setiap unit Huntap dibangun di atas kavling berukuran 9,6 meter x 12,5 meter. Rumah tersebut dilengkapi teras, ruang tamu, dua kamar tidur, kamar mandi dan dapur.
Menurut Sigit, pelaksanaan pembangunan tidak sepenuhnya berjalan tanpa kendala. Kondisi tanah dan faktor cuaca menjadi tantangan tersendiri di lapangan. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya kontraktor untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Percepatan pembangunan juga didukung penggunaan material inovatif Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), yang diproduksi PT Semen Padang.Sigit mengapresiasi dukungan PT Semen Padang, terutama dari sisi ketersediaan material. Pasokan SEPABLOCK dan semen disebutnya berjalan lancar dan konsisten sehingga tidak mengganggu proses pembangunan.
“Dukungan dari PT Semen Padang sudah maksimal. Kami sudah diberikan tempo untuk semennya, tempo untuk SEPABLOCK-nya. Itu sangat membantu kami,” katanya.
Ia memastikan hingga saat ini pasokan SEPABLOCK maupun semen dalam kondisi aman dan lancar.
Ditinjau Dirut Semen Padang
Editor : Fix Sumbar