FIXSUMBAR -- "Gimana Pak Fadly ke Padang atau ke Provinsi, Walikota, Gubernur atau wakil gubernur, pastikan bro Ketua, jangan bikin publik bertanya-tanya lagi???, " Begitulah tanya jurnalis usai pengumuman Ketua DPW NasDem pembukaan pendaftaran Cakada (calon kepala daerah) dan Cawakada (calon wakil kepala daerah) di Ruang Oval NasDem Tower Veteran Padang, Senin 30/4-2024.Meragu, bimbang atau bagaimana? Fadly Amran itu di generasinya adalah tokoh, dia sosok pasti, bahkan prinsip nya sekali kaki kecipratan air kolam, pasti Fadly tak berpikir dua kali untuk berendam sekalian. Semua tergantung Fadly Amran lagi, Gubernur (Gub) atau Walikota (Wako).
Fadly sukses sebagai walikota Padang Panjang dan menaikan perolehan kursi Partai NasDem se Sumbar hasil Pemilu 2024. Bahkan Mentawai dan Kota Padang Panjang hadapi Pillkada serentak nasional tahun ini bisa tidak berkoalisi dengan Parpol lain, karena peroleh kursi DPRD nya 20 persen."Saya besok (hari ini, red) mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Walikota di NasDem Kota Padang,"ujar Fadly menjawab runut dan runtut cecaran pertanyaan wartawan tadi.
"Bantu kawan media doakan, semoga dilancarkan dan dimudahkan ikhtiar ini untuk jadi Walikota di kota kelahiran, kota tempat saya tumbuh dan bekerja yaitu Kota Padang," ujar Fadly Amran.Terus puaskan wartawan yang hadir, bahkan Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Adrian Tuswandi yang hadir di Ruang Oval NasDem Tower itu langsung nyelutuk.
"Ah gak percaya saya, Bro Ketua (panggilan ke Fadly Amran,red) pilih Pilkada Padang," ujar Adrian.Toaik biasa Adrian Tuswandi disapa mengatakan politik tidak putusan hari ini, tapi dia akan dinamis hingga putusan akhir.
"Saya percaya pada last minute, bro ketua ambil keputusan," ujar Toaik.Fadly selaku Ketua Parpol sangat humble dengan banyak wartawan di Sumbar, dia menyambung lagi paparannya.
"Namun politik adalah momentum, dan Politik adalah matematika, masih ada waktu untuk mengkaji dan memutuskan ke Pilkada mana kami berlabuh, sementara saya katakan tadi, Rabu ambil formulir ke NasDem Padang," ujar Fadly Amaran.Sinyal Fadly pilih Walikota Padang di pers conference kemarin terasa kuat. Tapi desakan Fadly maju Cagub pun deras pula di luar sana.Tapi di jumpa pers itu Fadly persilahkan Mahyeldi (calon petahana) mendaftar ke NasDem. Bagi Fadly, Pilkada soal kontestasi politik lumrah saja, menurut nya Pilkada tidak soal rivalitas murni yang lawan politik harus disingkirkan sejak awal."Tidak, di NasDem politik yang kami jalankan adalah politik santun, tak ada lawan yang ada, semua kawan,"ujar Fadly.
Bahkan Fadly Amran masuk radar rencana rakyat Pilgub head to head skenerio elit Sumbar pun bocor.Pengamat Elektoral UNAND Andri Rusta di Podcast Top100 Chanel menegaskan Fadly Amran adalah sosok sangat like survei.
"Analisis saya, Fadly maju Cagub, Pilkada Sumbar seru. Ada dua tokoh Fadly dan Mahyeldi berebut suara pemilih Sumbar. Tapi maju Pilkada Padang, seru di awal tapi di akhir Fadly Amran menang," ujar Andri Rusta.Sementara itu Toaik mengatakan Fadly Amran ambil slot Cagub Sumbar momentum nya adalah Pilkada 2024 ini.
"Apalagi, Fadly pas pilih Cawagub nya, sangat banyak skenerio men downgrade calon petahana di Pilkada sekarang. Tapi apa? Fadly Amran seperti berada di persimpangan jalan Pilkada saja, day per day ke depan, simpang Pilkada mana dipilih Fadly segera ketahuan," ujar Toaik. (dri)
Editor : Fix Sumbar