BP BUMN dan Danantara Bentuk BUMN Ekspor Nasional, Dony Oskaria Ungkap Poin Strategisnya

BP BUMN dan Danantara Bentuk BUMN Ekspor Nasional, Dony Oskaria Ungkap Poin Strategisnya
BP BUMN dan Danantara Bentuk BUMN Ekspor Nasional, Dony Oskaria Ungkap Poin Strategisnya

JAKARTA - Langkah besar kembali diambil pemerintah dalam memperkuat ekosistem perdagangan nasional. Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara Indonesia menggelar rapat strategis membentuk BUMN ekspor nasional yang lebih profesional dan terintegrasi.

‎Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria menyampaikan pembahasan menyangkut penguatan struktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai ujung tombak ekspor nasional.

‎"Pemerintah terus memperkuat pembentukan ekosistem BUMN ekspor nasional sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing perdagangan Indonesia, memperkuat tata kelola ekspor, serta mengoptimalkan nilai tambah sumber daya nasional di pasar global," tulis akun resmi BP BUMN pada Senin (25/5/2026).

‎Dony Oskaria bersama tim membahas sejumlah agenda krusial dan bahas beberpa poin yakni,

‎Persetujuan pengalihan saham kepada BPI Danantara dan BP BUMN.

‎Penegasan struktur dan status perseroan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

‎Penguatan aspek legalitas dan tata kelola perusahaan.

‎Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) Luke Thomas Mahony, Deputi Bidang Peningkatan Nilai BUMN Endra Gunawan, serta Deputi Bidang Hukum dan Kepatuhan Rini Widyastuti.

‎Pembentukan BUMN ekspor ini dirancang untuk membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi dalam rantai perdagangan global. Targetnya jelas, memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.

‎"Melalui langkah ini, BP BUMN bersama Danantara mendorong hadirnya perusahaan BUMN ekspor yang mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global, meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," tulis akun resmi BP BUMN dalam unggahannya.

Editor : Fix Sumbar
Banner Komintau - MenteriBanner KI sumbarBanner Nevi - HajiBanner Rahmat Hidayat - Hari BuruhBanner Rahmat Saleh - Pers
Bagikan

Berita Terkait
Terkini