Presiden Prabowo Panggil Dony Oskaria, Bahas Lonjakan Minat Investor Global

Presiden Prabowo Panggil Dony Oskaria, Bahas Lonjakan Minat Investor Global
Presiden Prabowo Panggil Dony Oskaria, Bahas Lonjakan Minat Investor Global

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dalam sebuah pertemuan terbatas di Istana Kepresidenan pada Minggu (14/6/2026).

Pertemuan yang juga dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih ini fokus membahas peningkatan signifikan minat investor global terhadap perekonomian Indonesia.

‎Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara khusus menerima laporan dari jajarannya mengenai menggeliatnya ketertarikan investor asing serta berbagai peluang investasi strategis yang tengah dijajaki.

‎Menanggapi arahan Presiden, Dony Oskaria menegaskan pentingnya langkah transparansi sebagai fondasi utama untuk menarik modal berkualitas. Ia menyatakan komitmen penuh untuk melaksanakan instruksi kepala negara.

‎“Presiden menegaskan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Kami telah menerima instruksi tegas agar seluruh capaian dan data investasi disampaikan secara transparan kepada publik,” ujar Dony Oskaria 14/5 2026.

‎Lebih lanjut, Dony Oskaria menjelaskan bahwa arahan Presiden ini merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah untuk tidak hanya mengejar kuantitas, namun juga kualitas investasi.

‎“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat kepercayaan investor, mempercepat masuknya investasi berkualitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” tambah Dony Oskaria.

‎Diketahui, Dony Oskaria saat ini memegang dua peran vital. Sebagai Kepala BP BUMN, ia mengawasi kinerja seluruh perusahaan pelat merah. Sementara sebagai COO Danantara Indonesia yang merupakan kependekan dari Danantara Nusantara.

‎Dony bertanggung jawab langsung atas pengelolaan investasi dan operasional badan pengelola investasi terbaru milik negara.

‎Kehadirannya dalam pertemuan Kabinet Merah Putih kali ini semakin mengukuhkan posisi strategisnya dalam menarik modal asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) ke Indonesia.

Editor : Fix Sumbar
Banner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini