Dasco Is The Key: Pertaruhan Jabatan di Balik Perjuangan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Dasco Is The Key: Pertaruhan Jabatan di Balik Perjuangan Pengesahan RUU Perampasan Aset
Dasco Is The Key: Pertaruhan Jabatan di Balik Perjuangan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Respons Dasco kepada AMPB dinilai mencerminkan pendekatan tersebut. Aspirasi yang disampaikan di ruang publik langsung dijawab dengan komitmen politik yang memiliki tenggat waktu yang jelas.

Penetapan target 15 Desember 2026 juga menciptakan ruang akuntabilitas yang dapat diawasi publik. Masyarakat, media, dan berbagai kelompok sipil kini memiliki patokan yang pasti untuk menilai perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset dalam beberapa bulan ke depan.

Bagi DPR, tenggat tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sementara bagi publik, komitmen itu menjadi ukuran untuk melihat sejauh mana keseriusan parlemen dalam merespons tuntutan yang selama ini mengemuka.

Hingga kini, proses pembahasan RUU Perampasan Aset masih terus berjalan. Namun satu hal yang tidak terbantahkan, perhatian publik terhadap regulasi tersebut semakin besar setelah pernyataan Dasco.

Dalam dinamika pembahasan RUU Perampasan Aset, banyak pihak melihat Sufmi Dasco Ahmad bukan hanya sebagai pimpinan DPR yang mengawal proses legislasi. Ia juga menjadi figur sentral yang mendorong percepatan agenda tersebut. Karena itu, di tengah pembahasan yang terus bergulir, muncul satu kesan kuat: Dasco is the key. (*)

Editor : Fix Sumbar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini