Dr. Anton Permana, SH., S.IP Dt. Hitam yang berperan sebagai Datuak Hitam, sejatinya juga membantu sebagai kreator dan konsultan adat dalam film ini, sehingga sapuan adat, budaya dan pesan-pesan agama kental mewarnai film ini dengan konsep kekinian.
“Bersama Rendy Herpy dan Johansyah Jumberan, kami mengangkat kisah Urang Bunian ke dalam struktur film horor modern, dengan tetap menempatkan lanskap alam Sumatera Barat dan latar budaya Minang sebagai bagian penting dari dunia cerita,” kata Anton Permana yang seusai penayangan perdana Urang Bunian ini dikerubuti milenal dan Gen Z yang ingin berswafoto.
Dalam tradisi cerita masyarakat Minangkabau, Urang Bunian dikenal sebagai sosok dari dunia gaib yang dipercaya mendiami kawasan tertentu, terutama hutan dan tempat-tempat yang dianggap memiliki keterkaitan dengan dunia tak kasatmata. Cerita yang sudah melekat sejak puluhan, bahkan ratusan tahun ini, kini dapat disaksikan dengan horor, kisah percintaan, perjuangan, kesetiaan dan pesan-pesan moral kekinian.
Untuk itu, jangan lupa saksikan Film Urang Bunian yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 17-19 September 2026. Untuk di Sumatera Barat hadir di tiga bioskop di Kota Padang, XXI Basko City Mall, XXI Trans Mart dan CGV Raya Padang. (*) Editor : Fix Sumbar