Selain kolaborasi, Nevi meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap ketersediaan tenaga medik dan paramedik veteriner. Keterbatasan jumlah tenaga dibandingkan luas wilayah kerja dan populasi ternak serta HPR yang tersebar di perdesaan masih menjadi tantangan dalam mengoptimalkan pemantauan penyakit sehari-hari.
“Teknologi dan sistem pelaporan penting, tetapi pada akhirnya kita tetap membutuhkan petugas yang cukup dan mampu menjangkau lapangan. Karena itu, penguatan jumlah dan kapasitas tenaga veteriner harus menjadi perhatian, terutama di wilayah dengan cakupan pengawasan yang luas,” tegas Legislator asal Sumatera Barat II tersebut.Nevi berharap penguatan surveilans, kolaborasi lintas sektor, dan dukungan tenaga veteriner dapat membentuk sistem deteksi dini yang semakin responsif sehingga peternak terlindungi dan keberlanjutan produksi pangan nasional dapat terus dijaga. (*)
Editor : Fix Sumbar