FIXSUMBAR --- Senja malam Minggu hingga usia Salat Insya, heboh terdengar di lapangan Saudagar Minang Komplek GOR H Agus Salim Padang.Tiga tim wartawan, PJKIp Soccer, FWP Soccer dan Jurnalis Soccer terlibat baku serang, baku takling dan teriakan provokasi dari manajer masing tim.
Laga segitiga bertajuk Trofeo Cup 2024, Jurnalis Soccer masih kuat bagi kedua tim.Apalagi tim itu diperkuat pemain tamu Dedy Bachtiar yang juga Caleg DPR RI Sumbar I dari PSI.
"Kita main saja, happy lupakan politik dulu lah,"ujar Dedy Bachtiar yang dikenal sebagai dedengkot street football, cikal bakal mini soccer di Indonesia.Laga perdana antara PJKIP Soccer dengan FWP Soccer berakhir 4-1 buat PJKIP Soccer. Lalu Jurnalis Soccer versus PJKIP Soccer, dimenangi Jurnalis Soccer 2-1.
Dua gol jurnalis soccer dilesatkan Ferdianto dan Bima, sedangkan laga ketiga Jurnalis Soccer versus FWP Soccer 4-2.Dedy Bachtiar Lesatkan satu gol yang berkelas sekaligus mengantarkan Jurnalis Soccer Juarai Trofeo Cup 2024.
Tak itu saja, Ferdianto pemain lincah berskil tinggi yang sudah dibandrol Rp 2,1 miliar, jadi top player dan top score. Wakil Pimpinan Umum Harian Haluan ini menciptakan 3 gol dan satu assist."Hebat itu tim, dan saya bagian dari tim hebat, awalnya kita dikira cupu, faktanya kami adalah suhu, story yeee,"ujar Ferdianto.
Kapten Jurnalis Soccer Adrian Tuswandi mengatakan untuk saat ini tim ini adalah 'singa' mini soccer di Sumbar"Dua laga kita lewati dengan nilai sempurna, bahkan di tim sudah terbentuk the winning tim, selain itu FWP Soccer terlalu kepedean, apalagi manager bergaya coach yang omon-omon doang,"ujar Adrian Tuswandi.Sementara Ketua PJKIP Sumbar Almudazir mengakui Jurnalis Soccer tim hebat."PJKIP Soccer sebenarnya suhu mini soccer juga, tapi ada yang suhu lagi, kalau cupu nya silahkan penonton menilainya sendiri,"ujar Almudazir.
Sedangkan manager FWP Soccer Novrianto kepada wartawan menegaskan timnya baru terbentuk."Tim saya baru, tapi sudah menunjukan skil dan keberanian hebat. Soal saya teriak dipinggir lapangan itu motivasi. Target saya kunci Fardianto dan Toaik (Adrian Tuswandi,red),"ujar Novrianto.
Dedy Bachtiar berharap kekompakan wartawan Sumbar terus diasah terutama dalam menghadapi tantangan dalam peliputan."Mini soccer bisa menjadi pilihan dalam menjalin kekompakan,"ujar Dedy Bachtiar. (dri)
Editor : Fix Sumbar