Dia menilai perencanaan dan pengawasan proyek perlu dievaluasi secara serius agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ini sudah akhir tahun anggaran, tapi masih banyak yang belum dikerjakan. Kasihan petani, karena program ini sudah diperjuangkan, namun manfaatnya belum bisa dirasakan,” katanya.
Baca juga: Zigo Rolanda Tinjau Program PHTC di Solok Selatan, Dorong Percepatan Infrastruktur Pendidikan
Rahmat pun memastikan akan membawa persoalan tersebut ke tingkat pusat dan meminta penjelasan dari pihak terkait.
“Kita harapkan nanti ada langkah percepatan dan tanggung jawab yang jelas agar irigasi tersier benar-benar bisa mendukung produktivitas pertanian dan tidak berhenti sebagai proyek di atas kertas,” pungkasnya. (*) Editor : Fix Sumbar

