“Kita juga mendorong adanya pendampingan dan pengelolaan yang baik agar petani mampu mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan,” jelasnya.
Menurutnya, kemandirian petani menjadi kunci agar sektor pertanian dapat bertahan menghadapi berbagai tantangan, termasuk fluktuasi harga dan perubahan iklim.
Melalui program ini, Rahmat berharap Pesisir Selatan dapat menjadi salah satu sentra produksi jagung yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah.
“Kita komitmen untuk terus mengawal program pertanian yang berorientasi pada kebutuhan riil petani dan mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal, bahkan nasional,” ucapnya. (*) Editor : Fix Sumbar


