Menurutnya, harga pupuk di kios harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan apabila ditemukan pelanggaran maka perlu dilakukan evaluasi.
Rahmat menilai pupuk bersubsidi sebagai komponen krusial dalam menjaga produktivitas pertanian.
“Kegiatan bimtek ini bersinergi dengan para petani, yang bertemakan tentang tata kelola pupuk bersubsidi,” katanya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya praktisi relawan sosial dari karang taruna, praktisi masjid, serta praktisi media.
Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama terkait tata kelola pupuk bersubsidi.
Sementara itu, Manager Penjualan PT Pupuk Indonesia Wilayah Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau, Fajar Ahmad, menyampaikan pemerintah tengah mencanangkan program swasembada dan ketahanan pangan.
Karena itu, PT Pupuk Indonesia mendukung kegiatan bimtek dan sosialisasi tersebut.“Pemerintah mencanangkan untuk swasembada dan ketahanan pangan, sehingga kami mensuport kegiatan ini,” katanya.
Dia juga menyoroti pentingnya memperhatikan kondisi tanah pascabencana.
Menurutnya, petani perlu mengetahui kondisi tanah melalui uji tanah untuk memastikan apakah lahan masih sehat atau mengalami penurunan kualitas.
Editor : Fix Sumbar


